<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Yahudi Indonesia Jaya</title>
	<atom:link href="http://yahudindonesia.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://yahudindonesia.wordpress.com</link>
	<description>Indonesia For Israel</description>
	<lastBuildDate>Tue, 17 Mar 2009 19:41:03 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='yahudindonesia.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Yahudi Indonesia Jaya</title>
		<link>http://yahudindonesia.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://yahudindonesia.wordpress.com/osd.xml" title="Yahudi Indonesia Jaya" />
	<atom:link rel='hub' href='http://yahudindonesia.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>BEBERAPA CATATAN DARI ISRAEL</title>
		<link>http://yahudindonesia.wordpress.com/2009/03/17/beberapa-catatan-dari-israel/</link>
		<comments>http://yahudindonesia.wordpress.com/2009/03/17/beberapa-catatan-dari-israel/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Mar 2009 19:41:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jahudindonesia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Israel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yahudindonesia.wordpress.com/2009/03/17/beberapa-catatan-dari-israel/</guid>
		<description><![CDATA[BEBERAPA CATATAN DARI ISRAEL (Oleh : Luthfi Assyaukani &#8211; Paramadina Mulia Jakarta) Saya baru saja melakukan perjalanan ke Israel. Banyak hal berkesan yang saya dapatkan dari negeri itu, dari soal Kota Tua yang kecil namun penuh memori konflik dan darah, Tel Aviv yang cantik dan eksotis, hingga keramahan orang-orang Israel. Saya kira, siapapun yang menjalani [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yahudindonesia.wordpress.com&amp;blog=6159182&amp;post=22&amp;subd=yahudindonesia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>BEBERAPA CATATAN DARI ISRAEL<br />
(Oleh : Luthfi Assyaukani &#8211; Paramadina Mulia Jakarta)</p>
<p>Saya baru saja melakukan perjalanan ke Israel. Banyak hal berkesan yang saya dapatkan dari negeri itu, dari soal Kota Tua yang kecil namun penuh memori konflik dan darah, Tel Aviv yang cantik dan eksotis, hingga keramahan orang-orang Israel. Saya kira, siapapun yang menjalani pengalaman seperti saya akan mengubah pandangannya tentang Israel dan orang-orangnya.</p>
<p>Ketika transit di Singapore, seorang diplomat Israel mengatakan kepada saya bahwa orang-orang Israel senang informalities dan cenderung rileks dalam bergaul. Saya tak terlalu percaya dengan promosinya itu, karena yang muncul di benak saya adalah tank-tank Israel yang melindas anak-anak Palestina (seperti kerap ditayangkan oleh CNN and Aljazira). Tapi, sial, ucapan diplomat itu benar belaka. Dia bukan sedang berpromosi. Puluhan orang yang saya jumpai dari sekitar 15 lembaga yang berbeda menunjukkan bahwa orang-orang Israel memang senang dengan informalities dan cenderung bersahabat.</p>
<p>Saya masih ingat dalam sebuah dinner, seorang rabbi mengeluarkan joke-joke terbaiknya tentang kegilaan orang Yahudi. Dia mengaku mengoleksi beberapa joke tapi kalah jauh dibandingkan Gus Dur yang katanya &#8220;more jewish than me.&#8221; Dalam jamuan lunch, seorang diplomat Israel berperilaku serupa, membuka hidangan dengan cerita jenaka tentang persaingan orang Yahudi dan orang Cina.</p>
<p>Tentu saja, informalities adalah satu bagian saja dari cerita tentang Israel. Pada satu sisi, manusia di negeri ini tak jauh beda dengan tetangganya yang Arab: hangat, humorous, dan bersahabat. Atau semua budaya Mediteranian memang seperti itu? Tapi, pada sisi lain, dan ini yang membedakannya dari orang-orang Arab: kecerdasan orang-orang Israel di atas rata-rata manusia. Ini bukan sekadar mitos yang biasa kita dengar. Setiap 2 orang Israel yang saya jumpai, ada 3 yang cerdas. Mungkin ini yang menjelaskan kenapa bangsa Arab yang berlipat jumlahnya itu tak pernah bisa menandingi Israel.</p>
<p>Kecerdasan itu seperti kecantikan. Ia memancar dengan sendirinya ketika kita bergaul dengan seseorang. Tidak yang laki-laki, tidak yang perempuan, semua orang Israel yang saya ajak bicara memancarkan kesan itu. Patutlah bahwa sebagian peraih nobel dan ilmuwan sosial besar adalah orang-orang Yahudi.</p>
<p>Yang membuat saya terkesima adalah bahwa orang-orang Israel, paling tidak para pejabat, pemikir, budayawan, diplomat, penulis, dan profesional, yang saya jumpai, semuanya lancar dan fasih berbahasa Arab. Mereka senang sekali mengetahui bahwa saya bisa berbahasa Arab. Berbahasa Arab semakin membuat kami merasa akrab. Belakangan baru saya ketahui bahwa bahasa Arab adalah bahasa formal/resmi Israel. Orang Israel boleh menggunakan dua bahasa, Ibrani dan Arab, di parlemen, ruang pengadilan, dan tempat-tempat resmi lainnya.</p>
<p>Kebijakan resmi pemerintah Israel ini tentu saja sangat cerdas, bukan sekadar mengakomodir 20 persen warga Arab yang bermukim di Israel. Dengan menguasai bahasa Arab, orang-orang Israel telah memecah sebuah barrier untuk menguasai orang-orang Arab. Sebaliknya, orang-orang Arab tak mengerti apa yang sedang dibicarakan di Israel, karena bahasa Ibrani adalah bahasa asing yang bukan hanya tak dipelajari, tapi juga dibenci dan dimusuhi. Orang-orang Israel bisa bebas menikmati televisi, radio, dan surat kabar dari Arab (semua informasi yang disampaikan dalam bahasa Arab), sementara tidak demikian dengan bangsa Arab.</p>
<p>Bahwa Israel adalah orang-orang yang serius dan keras, benar, jika kita melihatnya di airport dan kantor imigrasi. Mereka memang harus melakukan tugasnya dengan benar. Di tempat2 strategis seperti itu, mereka memang harus serius dan tegas, kalau tidak bagaimana jadinya negeri mereka, yang diincar dari delapan penjuru angin oleh musuh-musuhnya.</p>
<p>Saya sangat bisa memahami ketegasan mereka di airport dan kantor-kantor imigrasi (termasuk kedubes dan urusan visa). Israel dibangun dari sepotong tanah yang tandus. Setelah 60 tahun merdeka, negeri ini menjadi sebuah surga di Timur Tengah. Lihatlah Tel Aviv, jalan-jalannya seperti avenues di New York atau Sydney. Sepanjang pantainya mengingatkan saya pada Seattle atau Queensland. Sistem irigasi Israel adalah yang terbaik di dunia, karena mampu menyuplai jumlah air yang terbatas ke ribuan hektar taman dan pepohonan di sepanjang jalan.</p>
<p>Bangsa Israel akan membela setiap jengkal tanah mereka, bukan karena ada memori holocaust yang membuat mereka terpacu untuk memiliki sebuah negeri yang berdaulat, tapi karena mereka betul-betula bekerja keras menyulap ciptaan Tuhan yang kasar menjadi indah dan nyaman didiami. Mereka tak akan mudah menyerahkan begitu saja sesuatu yang mereka bangun dengan keringat dan darah. Setiap melihat keindahan di Israel, saya teringat sajak Iqbal:</p>
<p>Engkau ciptakan gulita<br />
Aku ciptakan pelita<br />
Engkau ciptakan tanah<br />
Aku ciptakan gerabah</p>
<p>Dalam Taurat disebutkan, Jacob (Ya&#8217;kub) adalah satu-satunya Nabi yang berani menantang Tuhan untuk bergulat. Karena bergulat dengan Tuhan itulah, nama Israel (Isra-EL, orang yang bergulat dengan Tuhan) disematkan kepada Jacob. Di Tel Aviv, saya menyaksikan bahwa Israel menang telak bergulat dengan Tuhan.</p>
<p>Orang-orang Israel akan membela setiap jengkal tanah yang mereka sulap dari bumi yang tandus menjadi sepotong surga. Bahwa mereka punya alasan historis untuk melakukan itu, itu adalah hal lain. Pembangunan bangsa, seperti kata Benedict Anderson, tak banyak terkait dengan masa silam, ia lebih banyak terkait dengan kesadaran untuk menyatukan sebuah komunitas. Bangsa Yahudi, lewat doktrin Zionisme, telah melakukan itu dengan baik.</p>
<p>Melihat indahnya Tel Aviv, teman saya dari Singapore membisiki saya: &#8220;orang-orang Arab itu mau enaknya saja. Mereka mau ambil itu Palestina, setelah disulap jadi sorga oleh orang-orang Yahudi. Kenapa tak mereka buat saja di negeri mereka sendiri surga seperti Tel Aviv ini?&#8221; Problem besar orang-orang Arab, sejak 1948 adalah bahwa mereka tak bisa menerima &#8220;two state solution,&#8221; meski itu adalah satu-satunya pilihan yang realistik sampai sekarang. Jika saja orang-orang Palestina dulu mau menerima klausul itu, mungkin cerita Timur Tengah akan lain, mungkin tak akan ada terorisme Islam seperti kita lihat sekarang, mungkin tak akan ada 9/11, mungkin nasib umat Islam lebih baik. Bagi orang-orang Arab, Palestina adalah satu, yang tak bisa dipisah-pisah. Bagi orang-orang Israel, orang-orang Palestina tak tahu diri dan angkuh dalam kelemahan.</p>
<p>Sekarang saya mau cerita sedikit tentang Kota Tua Jerussalem, tentang al-Aqsa, dan pengalaman saya berada di sana. Percaya atau tidak, Kota Tua tidak seperti yang saya bayangkan. Ia hanyalah sekerat ladang yang berada persis di tengah lembah. Ukurannya tak lebih dari pasar Tanah Abang lama atau Terminal Pulo Gadung sebelum direnovasi. Tentu saja, sepanjang sejarahnya, ada perluasan-perluasan yang membentuknya seperti sekarang ini. Tapi, jangan bayangkan ia seperti Istanbul di Turki atau Muenster di Jerman yang mini namun memancarkan keindahan dari kontur tanahnya. Kota Tua Jerussalem hanyalah sebongkah tanah yang tak rata dan sama sekali buruk, dari sisi manapun ia dilihat.</p>
<p>Sebelum menuruni tangga ke sana, saya sempat melihat Kota Tua dari atas bukit. Heran seribu heran, mengapa tempat kecil yang sama sekali tak menarik itu begitu besar gravitasinya, menjadi ajang persaingan dan pertikaian ribuan tahun. Saya berandai-andai, jika tak ada Golgota, jika tak ada Kuil Sulayman, dan jika tak ada Qubbah Sakhra, Kota Tua hanyalah sebuah tempat kecil yang tak menarik. Berada di atas Kota Tua, saya terbayang Musa, Yesus, Umar, Solahuddin al-Ayyubi, Richard the Lion Heart, the Templer, dan para penziarah Eropa yang berbulan-bulan menyabung nyawa hanya untuk menyaksikan makam, kuburan, dan salib-salib. Agama memang tidak masuk akal.</p>
<p>Oleh Guide kami, saya diberitahu bahwa Kota Tua adalah bagian dari Jerussalem Timur yang dikuasai Kerajaan Yordan sebelum perang 1967. Setelah 1967, Kota Tua menjadi bagian dari Israel. &#8220;Dulu,&#8221; katanya, &#8220;ada tembok tinggi yang membelah Jerussalem Timur dan Jerussalem Barat. Persis seperti Tembok Berlin. Namun, setelah 1967, Jerussalem menjadi satu kembali.&#8221; Yang membuat saya tertegun bukan cerita itu, tapi pemandangan kontras beda antara Jerussalem Timur dan Jerussalem Barat dilihat dari ketinggian. Jerussalem Timur gersang dan kerontang, Jerussalem Barat hijau dan asri. Jerussalem Timur dihuni oleh sebagian besar Arab-Muslim, sedangkan Jerussalem Barat oleh orang-orang Yahudi.</p>
<p>Saya protes kepada Guide itu, &#8220;Mengapa itu bisa terjadi, mengapa pemerintah Israel membiarkan diskriminasi itu?&#8221; Dengan senyum sambil melontarkan sepatah dua patah bahasa Arab, ibu cantik itu menjelaskan: &#8220;ya akhi ya habibi, kedua neighborhood itu adalah milik privat, tak ada urusannya dengan pemerintah. Beda orang-orang Yahudi dan Arab adalah, yang pertama suka sekali menanam banyak jenis pohon di taman rumah mereka, sedang yang kedua tidak. Itulah yang bisa kita pandang dari sini, mengapa Jerussalem Barat hijau dan Jerussalem Timur gersang.&#8221; Dough! Saya jadi ingat Bernard Lewis: &#8220;What went wrong?&#8221;</p>
<p>Ada banyak pertanyaan &#8220;what went wrong&#8221; setiap kali saya menyusuri tempat-tempat di Kota Tua. Guess what? Kota Tua dibagi kepada empat perkampungan (quarter): Muslim, Yahudi, Kristen, dan Armenia. Pembagian ini sudah ada sejak zaman Salahuddin al-Ayyubi. Menelusuri perkampungan Yahudi sangat asri, penuh dengan kafe dan tempat-tempat nongkrong yang cozy. Begitu juga kurang lebih dengan perkampungan Kristen dan Armenia. Tibalah saya masuk ke perkampungan Muslim. Lorong-lorong di sepanjang quarter itu tampak gelap, tak ada lampu, dan jemuran berhamburan di mana-mana. Bau tak sedap terasa menusuk.</p>
<p>Jika pertokoan di quarter Kristen tertata rapi, di quarter Muslim, tampak tak terurus. Ketika saya belanja di sana, saya hampir tertipu soal pengembalian uang. Saya sadar, quarter Muslim bukan hanya kotor, tapi pedagangnya juga punya hasrat menipu.</p>
<p>Namun, di antara pengalaman tak mengenakkan selama berada di perkampungan Islam adalah pengalaman masuk ke pekarangan al-Aqsa (mereka menyebutnya Haram al-Syarif). Ini adalah kebodohan umat Islam yang tak tertanggulangi, yang berasal dari sebuah teologi abad kegelapan. You know what? Saya dengan bebasnya bisa masuk ke sinagog, merayu tuhan di tembok ratapan, dan keluar-masuk gereja, tanpa pertanyaan dan tak ada penjagaan sama sekali.</p>
<p>Tapi begitu masuk wilayah Haram al-Syarif, dua penjaga berseragam tentara Yordania dengan senjata otomatis, diapit seorang syeikh berbaju Arab, menghadang, dan mengetes setiap penziarah yang akan masuk. Pertanyaan pertama yang mereka ajukan: &#8220;enta Muslim (apakah kamu Muslim)?&#8221; Jika Anda jawab ya, ada pertanyaan kedua: &#8220;iqra al-fatihah (tolong baca al-fatihah).&#8221; Kalau hafal Anda lulus, dan bisa masuk, kalau tidak jangan harap bisa masuk.</p>
<p>Saya ingin meledak menghadapi mereka. Saya langsung nyerocos saja dengan bahasa Arab, yang membuat mereka tersenyum, &#8220;kaffi, kaffi, ba&#8217;rif enta muslim (cukup, cukup, saya tahu Anda Muslim).&#8221; Saya ingin meledak menyaksikan ini karena untuk kesekian kalinya kaum Muslim mempertontonkan kedunguan mereka. Kota Tua adalah wilayah turisme dan bukan sekadar soal agama. Para petinggi Yahudi dan Kristen rupanya menyadari itu, dan karenanya mereka tak keberatan jika semua pengunjung, tanpa kecuali, boleh mendatangi rumah-rumah suci mereka.</p>
<p>Tapi para petinggi Islam rupanya tetap saja bebal dan senang dengan rasa superioritas mereka (yang sebetulnya juga tak ada gunanya). Akibat screening yang begitu keras, hanya sedikit orang yang berminat masuk Haram al-Syarif. Ketika saya shalat Maghrib di Aqsa, hanya ada dua saf, itupun tak penuh. Menyedihkan sekali, padahal ukuran Aqsa dengan seluruh latarnya termasuk Qubbat al-Shakhra sama besarnya dengan masjid Nabawi di Madinah. Rumah tuhan ini begitu sepi dari pengunjung.</p>
<p>Tentu saja, alasan penjaga Aqsa itu adalah karena orang-orang non-Muslim haram masuk wilayah mesjid. Bahkan orang yang mengaku Muslim tapi tak pandai membaca al-Fatihah tak layak dianggap Muslim. Para penjaga itu menganggap non-Muslim adalah najis yang tak boleh mendekati rumah Allah.</p>
<p>Saya tak bisa lagi berpikir. Sore itu, ingin saya kembali ke tembok ratapan, protes kepada Tuhan, mengapa anak bontotnya begitu dimanja dengan kebodohan yang tak masuk akal.</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;<br />
Luthfi Assyaukani (orang Paramadina Mulia Jakarta) yang menganggap teks Al-Qur&#8217;an mengalami copy editing oleh para sahabat. Ungkapan untuk meragukan kemurnian Al-Qur&#8217;an ini disiarkan lewat internet JIL, islamlib.com: &#8220;Saya cenderung meyakini bahwa Alquran pada dasarnya adalah kalamullah yang diwahyukan kepada Nabi tapi kemudian mengalami berbagai proses copy-editing oleh para sahabat, tabi&#8217;in, ahli bacaan, qurra, otografi, mesin cetak, dan kekuasaan.&#8221; (Islamlib.com &#8211;Merenungkan Sejarah Alquran, Oleh: Luthfi Assyaukanie Tanggal dimuat: 17/11/2003).</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/yahudindonesia.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/yahudindonesia.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/yahudindonesia.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/yahudindonesia.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/yahudindonesia.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/yahudindonesia.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/yahudindonesia.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/yahudindonesia.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/yahudindonesia.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/yahudindonesia.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/yahudindonesia.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/yahudindonesia.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/yahudindonesia.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/yahudindonesia.wordpress.com/22/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yahudindonesia.wordpress.com&amp;blog=6159182&amp;post=22&amp;subd=yahudindonesia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yahudindonesia.wordpress.com/2009/03/17/beberapa-catatan-dari-israel/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/90d672671bcb1cef46d46d03e4ba2746?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">jahudindonesia</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mitos dan Fakta ISRAEL</title>
		<link>http://yahudindonesia.wordpress.com/2009/01/30/mitos-dan-fakta-israel/</link>
		<comments>http://yahudindonesia.wordpress.com/2009/01/30/mitos-dan-fakta-israel/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 30 Jan 2009 22:37:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jahudindonesia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Israel]]></category>
		<category><![CDATA[Palestina]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yahudindonesia.wordpress.com/?p=20</guid>
		<description><![CDATA[Myths &#38; Facts Online The Mandatory Period/Masa Mandat PBB Inggris di Palestina By Mitchell G. Bard &#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211; “Inggris membantu Yahudi mendepak Arab, penduduk asli Palestina.” “Inggris membiarkan arus imigrasi Yahudia membanjiri Palestina sementara imigrasi Arab dijaga ketat.” “Inggris mengubah kebijakan mereka setelah PD II untuk mengijinkan korban2 NAZI tinggal di Palestina.” “Semakin meningkat jumlah penduduk [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yahudindonesia.wordpress.com&amp;blog=6159182&amp;post=20&amp;subd=yahudindonesia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-weight:bold;">Myths &amp; Facts Online</span><br />
The Mandatory Period/Masa Mandat PBB Inggris di Palestina<br />
By Mitchell G. Bard</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;<br />
“Inggris membantu Yahudi mendepak Arab, penduduk asli Palestina.”<br />
“Inggris membiarkan arus imigrasi Yahudia membanjiri Palestina sementara imigrasi Arab dijaga ketat.”<br />
“Inggris mengubah kebijakan mereka setelah PD II untuk  mengijinkan korban2 NAZI tinggal di Palestina.”<br />
“Semakin meningkat jumlah penduduk Yahudi di Palestina, semakin buruk nasib Arab Palestina.”<br />
“Yahudi mencuri tanah Arab.”<br />
“Inggris membantu Palestina hidup damai dgn Yahudi.”<br />
“Mufti tidak anti-Semitik.”<br />
“Kaum Irgun mem-bom Hotel King David Hotel sbg bagian teror mereka melawan penduduk sipil.”</p>
<p><span style="font-weight:bold;">MITOLOGI Pertama: &#8220;Orang Inggris membantu Yahudi mendepak penduduk Arab asli Palestina.&#8221;</span></p>
<p>FAKTA<br />
Herbert Samuel, Yahudi Inggris pertama yang menjadi High Commissioner of Palestine, malah membatasi imigrasi Yahudi “demi kepentingan penduduk yang ada’ dan ‘kapasitas penyerapan (<span style="font-style:italic;">absorption capacity</span>)’ negara itu.” 1) Masuknya arus Yahudi dikatakan memaksakan <span style="font-style:italic;">fellahin Arab</span> (petani asli) dari tanah mereka. Padahal ini tadinya kawasan yg dihuni kurang dari 1 juta orang dan sekarang sanggup menampung lebih dari 9 juta jiwa.</p>
<p>Inggris sebenarnya membatasi kapasitas penyerapan Palestina dgn membagi dua (partitioning) negara itu.</p>
<p>Th 1921, Colonial Secretary Winston Churchill mengambil kira2 4/5 bagian Palestina — sekitar 35,000 mil persegi — bagi terciptanya Transjordan, negara Arab baru. Churchill menghadiahkan Abdulah, putera Sherif Hussein (dari Saudi), karena sumbangannya dalam perang melawan Turki, dgn jabatan Emir Transjordan. Wilayah Hejaz dan Arabia (sekarang dikenal dgn Arab Saudi) diberikan kpd keluarga Saud.</p>
<p>Inggris juga membatasi Yahudi membeli tanah Palestina yang masih tersisa. Pada th 1949, Inggris memberikan 87,500 acres, dari 187,500 acres tanah pertanian kpd Arab. Hanya 4,250 acres diberikan kpd Yahudi.2)</p>
<p>Pada akhirnya, Inggris mengakui bahwa argumen ttg kapasitas penyerapan hanyalah dibuat-buat. The Peel Commission mengatakan: “Imigrasi besar2an pada tahun 1933-36 menunjukkan bahwa Yahudi mampu memperbesar kapasitas penyerapan negeri itu bagi orang Yahudi.” 3)</p>
<p><span style="font-weight:bold;">MYTH Kedua: &#8220;Inggris mengijinkan Yahudi membanjiri Palestina sementara imigrasi Arab dijaga ketat.&#8221; </span></p>
<p>FAKTA<br />
Cara2 Inggris mengatur imigrasi Yahudi adalah guna menenangkan Arab (appeasing the Arabs), yang disusul dgn batas waktu Mandat Inggris di Palestina. Inggris membatasi arus imigrasi Yahudi sementara membiarkan Arab memasuki wilayah Palestina secara bebas. Ternyata London lupa (!) menerapkan rumus kapasitas penyerapan pada arus imigran Arab.</p>
<p>Selama PD I, penduduk Yahudi di Palestina berkurang akibat perang, kelaparan, penyakit dan pengusiran oleh Turki. Pd th 1915, kira2 83,000 Yahudi tinggal di Palestina diantara 590,000 Arab Muslim dan Kristen.<br />
Menurut sensus 1922, penduduk Yahudi hanya 84,000, sementara Arab berjumlah 643,000.4) Jadi, penduduk Arab tumbuh pesat, sementara Yahudi mengalami stagnasi.</p>
<p>Pertengahan th 20an, imigrasi Yahudi ke Palestina meningkat akibat UU ekonomi anti-Yahudi di Polandia dan pembatasan/quota imigran oleh Washington.5)</p>
<p>Jumlah rekor imigran thn 1935 (lihat tabel dibawah) adalah akibat perlakuan Nazi terhadap Yahudi. Pemerintah Inggris menganggap jumlah ini terlalu besar dan thn 1936, the Jewish Agency diberitahu agar menerapkan quota kurang dari 1/3 jumlah calon imigran.6)</p>
<p>Thh 1939, Inggris terus menyerah kpd tuntutan Arab dgn mengumumkan RUU bagi dibentuknya sebuah negara Arab merdeka dalam waktu 10 tahun dan bahwa imigrasi Yahudi dibatasi sampai 75,000 dalam 5 tahun berikut ini, dalam waktu mana Yahudi akan hilang seluruhnya. RUU ini juga melarang pembelian tanah oleh Yahudi atas 95 % wilayah Palestina.<br />
Namun demikian pihak Arab tetap menolak RUU tsb.</p>
<p>Imigrasi Yahudi ke Palestina 7)</p>
<p>1919  1,806<br />
1920  8,223<br />
1921  8,294<br />
1922  8,685<br />
1923  8,175<br />
1924  13,892<br />
1925  34,386<br />
1926  13,855<br />
1927  3,034<br />
1928  2,178<br />
1929  5,249<br />
1930  4,944<br />
1931  4,075<br />
1932  12,533<br />
1933  37,337<br />
1934  45,267<br />
1935  66,472<br />
1936  29,595<br />
1937  10,629<br />
1938  14,675<br />
1939  31,195<br />
1940  10,643<br />
1941  4,592</p>
<p>Sementara, semasa seluruh Mandat Inggris di Palestina, imigrasi Arab tidak dibatasi. Th 1930, the Hope Simpson Commission, yg diutus dari London guna menyelidiki huru-hara Arab th 1929, mengatakan bahwa praktek membiarkan imigrasi gelap orang Arab dari Mesir, Transjordan dan Syria berakibat terdepaknya calon2 imigran2 Yahudi.8)</p>
<p>Gubernur Inggris utk Sinai thn 1922-36 mengamati: “Imigrasi gelap ARab ini tidak saja berlangsung dari Sinai, tetapi dari Transjordan dan Syria, dan sangat sulit mengatasi kesengsaraan Arab jika pada saat bersama, saudara2 mereka dari negara2 tetangga turut menyumbang pada kesengsaraan tsb.” 9)</p>
<p>The Peel Commission melaporkan pada thn 1937 bahwa “<span style="font-weight:bold;">kekurangan tanah &#8230; bukan akibat jumlah tanah yang didapatkan Yahudi, tetapi lebih akibat meningkatnya populasi Arab</span>.”10)</p>
<p><span style="font-weight:bold;">MYTH Ketiga: &#8220;Inggris mengubah kebijakan mereka setelah PD II utnuk membiarkan korban2 Holocaust yg selamat utk menempati Palestina.&#8221;</span></p>
<p>FAKTA<br />
Selama perang, pintu Palestina tetap tertutup bagi Yahudi, mengakibatkan ratusan ribu Yahudi di Eropa terlunta2, kebanyakan dari mereka korban &#8220;Final Solution&#8221; Hitler. Setelah PDII, Inggris masih juga menolak para korban Nazi mendapatkan tempat di Palestina. Tgl 6 Juni 1946, Presiden Truman mendesak Inggris agar mengurangi kesengsaraan Yahudi yg tersebar di kamp2 di Eropa dgn segera menerima 100,000 imigran Yahudi. Menlu Inggris, Ernest Bevin, menjawab dgn sinis bahwa AS ingin Yahudi tak bertanah ini agar berimigrasi ke Palestina “karena AS tidak mau membiarkan terlalu banyak Yahudi berkeliaran di NY.” 11)</p>
<p>Beberapa Yahudi berhasil mencapai Palestina, dgn cara diselundupkan dalam kapal2 tak layak layar yg sering digunakan organisasi2 pejuang Yahudi. Antara Agustus 1945 dan pendirian negara Israel bln Mai 1948, 65 perahu imigran “illegal” ini mengangkut 69,878 orang, tiba dari pelabuhan2 Eropa. Namun bln Agustus 1946, Inggris memulai meng-intern mereka yang ditemukan di bekas2 kamp Nazi ke kamp2 di Cyprus. Kira2 50,000 orang ditahan di kamp2, 28,000 dari mereka masih berada di kamp saat Israel menyatakan kemerdekaan.12)</p>
<p><span style="font-weight:bold;">MYTH Keempat:  &#8220;Dgn meningkatnya penduduk Yahudi di Palestina, nasib Arab Palestina semakin memburuk.&#8221;</span></p>
<p>FAKTA<br />
Penduduk Yahudi meningkat dgn 470,000 antara PD I dan PD II, sementara penduduk non-Yahudi meningkat dgn 588,000. 13) Kenyataannya, penduduk permanen Arab meningkat 120 % antara<br />
1922 dan 1947. 14)</p>
<p>Pertumbuhan pesat ini akibat beberapa faktor; imigrasi dari negara2 tetangga — sampai mencapai 37 % dari total imigrasi masa pra-pembentukan Israel — oleh Arab yg ingin mengambil manfaat dari tingginya standar hidup yg dimungkinkan oleh Yahudi. 15)</p>
<p>Jumlah penduduk Arab juga meningkat karena perbaikan kondisi hidup oleh Yahudi setelah Yahudi membersihkan daerah2 sarang malaria dan mengadakan perbaikan sanitasi dan kesehatan. Contoh, tingkat kematian anak Muslim (Muslim infant mortality rate) jatuh dari 201 per 1000 anak pada thn 1925 ke 94 per 1000 anak pd th 1945. Tingkat harapan hidup (life expectancy) meningkat dari 37 thn pd th 1926 menjadi 49 thn pada th 1943. 16)</p>
<p>Jumlah penduduk Arab meningkat di kebanyakan kota dimana penduduk Yahudi membuka kesempatan ekonomi baru. Dari 1922-1947, penduduk non-Yahudi meningkat 290 % di Haifa, 131 % di Jerusalem dan 158 % di Jaffa. Bandingkan dgn pertumbuhan penduduk Arab di kota2 dgn mayoritas Arab : 42 % di Nablus, 78 % di Jenin dan 37 % di Bethlehem. 17)</p>
<p><span style="font-weight:bold;">MYTH keenam: &#8220;YAHUDI CURI TANAH ARAB.&#8221;</span></p>
<p>FAKTA<br />
Terlepas dari kenyataan meningkatnya penduduk mereka, Arab bersikeras bahwa mereka didepak dari tanah mereka. Faktanya adalah bahwa sejak permulaan PD I, sebagian tanah Palestina dimiliki oleh pemilik tanah in absentia yang tinggal di Cairo, Damaskus dan Beirut. Sekitar 80% Arab Palestina adalah petani2 dgn banyak hutang, semi-nomad dan Bedouin. 18)</p>
<p>Yahudi sebenarnya sangat hati2 agar tidak membeli tanah di kawasan milik Arab. Mereka membeli tanah yang sebagian besar belum dimanfaatkan, tanah tergenang, murah dan paling penting, tanpa penduduk. Th 1920, pemimpin Zionis partai Buruh, David Ben-Gurion, mengungkapkan kekhawatirannya ttg para Arab fellahin, yg dianggapnya &#8220;asset paling penting milik penduduk asli.&#8221; Ben-Gurion mengatakan &#8220;Bagaimanapun kita tidak boleh menyentuh tanah yg dimiliki atau dipekerjakan para fellahin.&#8221; Ia membantu membebaskan mereka dari penindas finansial mereka. &#8220;Hanya jika seorang fellah ingin meninggalkan tempatnya,&#8221; kata Ben-Gurion, &#8220;boleh kita menawarkan utk membeli tanahnya, dgn harga yang pantas.&#8221;19)</p>
<p>Hanya setelah Yahudi membeli semua tanah yang belum dimanfaatkan, mulailah mereka membeli tanah yang sudah dipekerjakan. Banyak Arab ingin menjual tanah mereka karena ingin migrasi ke kota2 dipinggir laut dan karena perlu uang utk investasi dlm industri jeruk.20)</p>
<p>Saat John Hope Simpson tiba di Palestine bulan Mai 1930, ia mengatakan: &#8220;Yahudi membayar tanah dgn harga tinggi, dan sbg tambahan mereka memberikan uang kpd penduduk jumlah yang sebenarnya tidak diwajibkan secara hukum.&#8221; 21)</p>
<p>Th 1931, Lewis French mengadakan survey orang2 tidak bertanah (landlessness) dan menawarkan tanah2 baru kpd Arab yang kehilangan tanah (&#8220;dispossessed&#8221;). Inggris menerima lebih dari 3,000 permohonan, dimana 80 % dianggap tidak sah karena bukan merupakan Arab tak bertanah. Akhirnya tinggal sekitar 600 Arab tidak bertanah, 100 dari mereka menerima tawaran tanah Pemerintah.22)</p>
<p>Bulan April 1936, pecah lagi serangan Arab terhdp Yahudi yg dipanas2i gerilyawan Syria bernama Fawzi al­Qawukji, panglima Arab Liberation Army. Bln November, saat Inggris mengirimkan komisi penyelidikan baru<br />
yg diketuai Lord Peel, 89 yahudi dibunuh dan lebih dari 300 luka2.23)</p>
<p>Laporan Peel Commission menunjukkan bahwa keluhan Arab ttg pencaplokan tanah oleh Yahudi tidak berdasar (baseless). Katanya,<br />
&#8220;Kebanyakan tanah yang ditumbuhi pohon jeruk dulunya tanah gersang<br />
atau tergenang &#8230; pada saat pembelian tanah tidak ada bukti bahwa pemilik memiliki sumber maupun kemampuan utk mengembangkan tanah tsb.&#8221;24) Komisi juga menemukan bahwa kekurangan tanah adalah &#8220;bukan karena jumlah tanah yang didapatkan Yahudi tetapi lebih akibat meningkatnya penduduk Arab.&#8221;</p>
<p>Disimpulkan bawha kehadiran Yahudi di Palestina, bersamaan dgn upaya Otoritas Sementara Inggris, membawa peningkatan penghasilan, standar hidup dan kesempatan pekerjaan. 25)</p>
<p>Dalam memoir-nya, <span style="font-weight:bold;">Raja Abdullah </span>dari Transjordan menulis:</p>
<p><span style="font-weight:bold;">&#8220;Kita semua bisa melihat jelas, baik dari peta yang disusun the Simpson Commission dan Laporan the Peel Commission, bahwa Arab sangat boros dalam menjual tanah mereka, serupa dgn kemampuan mereka dalam mengeluh dan meratap.&#8221; </span> 26)</p>
<p>Bahkan pada saat huru hara Arab th 1938, the British High Commissioner to Palestine percaya bahwa para pemilik tanah Arab mengeluh ttg penjualan tanah kpd Yahudi dgn sengaja agar mengakibatkan meningkatnya harga tanah mereka yang ingin mereka jual.<br />
Banyak pemilik tanah Arab saking takutnya diteror para pemberontak Arab shg mereka memutuskan utk meninggalkan Palestina dan menjual<br />
tanah mereka kpd Yahudi.27)</p>
<p>Yahudi membayar harga sangat tinggi kpd pemilik tanah kaya bagi tanah secuil dan kering. &#8220;Th 1944, Yahudi membayar antara $1,000 dan $1,100 per acre di Palestina. Kebanyakan tanah kering atau semi- kering. Sbg perbandingan, pada tahun yang sama, tanah subur di Iowa (AS) hanya seharga $110 per acre.&#8221;28)</p>
<p>Th 1947, kepemilikan Yahudi terhdp Palestina berjumlah 463,000 acres. Sekitar 45,000 dari jumlah diatas dibeli dari Pemerintahan Sementara<br />
(Pemerintahan Mandat Inggris); 30,000 dari berbagai gereja dan 387,500 dari Arab. Analisa pembelian tanah dari th 1880-1948 menunjukkan bahwa 73 % tanah Yahudi dibeli dari pemilik tanah kaya dan bukan dari fellahin melarat.29) <span style="font-weight:bold;">Mereka yang menjual tanah termasuk walikota Gaza, Jerusalem dan Jaffa. As&#8217;ad el­Shuqeiri, pakar agama Islam dan ayah ketua PLO Ahmed Shuqeiri, menerima uang Yahudi atas tanahnya. Bahkan Raja Abdullah menyewakan tanahnya kpd Yahudi. Malahan, banyak pemimpin gerakan nasionalis Arab, termasuk anggota<br />
Dewan Tinggi Muslim (Muslim Supreme Council), menjual tanah kpd Yahudi.</span> 30)</p>
<p><span style="font-weight:bold;">MITOLOGI ketujuh: &#8220;Inggris membantu orang2 Palestina agar hidup damai dgn Yahudi.&#8221;</span></p>
<p>FAKTA:<br />
Th 1921, <span style="font-weight:bold;">Haji Amin al-Husseini</span> adalah orang pertama yg mengorganisasikan fedayeen (&#8220;orang yang mengorbankan diri sendiri&#8221;) utk menteror Yahudi. Haji Amin mencoba mencontek Kemal Atatürk (dari Turki yg sukses mengusir Yunani dari negaranya), dgn mengusir Yahudi dari Palestina. 31)</p>
<p>Kaum Arab radikal sanggup menang pengaruh karena administrasi Inggris enggan mengambil tindakan efektif melawan mereka sampai mereka akhirnya berperang melawan kuasa Inggris. Colonel Richard Meinertzhagen, mantan intel militer Inggris di Kairo dan kemudian Chief Political Officer bagi Palestina dan Syria, menulis dalam buku harian mereka bahwa pejabat Inggris “mengarah kpd pengusiran Zionisme dari Palestina.” Malahan, Inggris mendukung orang Arab Palestina agar menyerang Yahudi.</p>
<p>Menurut Meinertzhagen, <span style="font-weight:bold;">Col. Walters Taylor </span>(penasehat keuangan Military Administration di Palestina th1919-23) bertemu dgn Haji Amin beberapa hari sebelum Paskah pada thn 1920, dan mengatakan kepada haji tsb bahwa “ia memiliki kesempatan besar pada masa Paskah ini utk menunjukkan dunia &#8230; bahwa Zionisme tidak disukai&#8211;bukan saja oleh Administrasi Palestina tetapi juga oleh Whitehall (London). Dan jika ada huru hara dgn cukup kekerasan di Yerusalem pada saat Paskah, baik Jendral Bols [Chief Administrator in Palestine, 1919-20] dan Jendral Allenby [Commander of Egyptian Force, 1917-19, then High Commissioner of Egypt] akan mendorong ditinggalkannya tanah Yahudi.</p>
<p>Walters-Taylor menjelaskan bahwa <span style="font-weight:bold;">kebebasan hanya didapatkan melalui kekerasan</span>.”32)</p>
<p>Haji Amin menerima nasehat kolonel itu dan meng-instigasi huru hara.<br />
Inggris menarik pasukan mereka dan polisi Yahudi dari Yerusalem, membiarkan massa Arab menyerang Yahudi dan toko2 mereka.<br />
Karena peranan penting Haji Amin dalam meng-instigasi pogrom ini, Inggris memutuskan utk menangkapnya. Tapi ia lolos, dan dihukum 10 tahun penjara in absentia.</p>
<p>Satu tahun kemudian, seorang pakar Arab dari Inggris meyakinkan High Commissioner Herbert Samuel utk memaafkan Haji Amin dan menunjuknya sbg Mufti. Padahal, Vladimir Jabotinsky dan sejumlah pengikutnya yang membentuk organisasi pembela Yahudi selama masa huru-hara itu dikenakan penjara 15 tahun.33)</p>
<p>Samuel bertemu Haji Amin tgl April 11, 1921, dan diyakinkan bahwa “<span style="font-weight:bold;">pengaruh keluarganya dan dirinya akan dibaktikan kepada kedamaian</span>.” 3 minggu kemudian, huru-hara di Jaffa dan tempat lainnya mengakibatkan kematian 43 Yahudi. 34)</p>
<p>Haji Amin mengkonsolidasikan kekuatannya dan menguasai semua dana yayasan keagamaan di Palestina. Ia menggunakan segala kekuasaannya untuk mengontrol mesjid, sekolah dan pengadilan. Tidak ada Arab yg dapat mencapai posisi penting tanpa menunjukkan kesetiaannya kpd sang Mufti. Kekuasaannya begitu absolut sampai “tidak ada Muslim di Palestina yg dapat lahir atau mati tanpa keterlibatan Haji Amin.” 35)</p>
<p>Algojo2 sang Mufti juga menjamin agar ia tidak memiliki lawan politik dgn membunuhi secara sistimatis semua orang Palestina dari clan2 musuh yg mendiskusikan kerjasama dgn Yahudi.</p>
<p>Sbg juru bicara kaum Arab Palestina, Haji Amin tidak meminta agar Inggris memberi mereka kemerdekaan. Malahan, dalam surat kpd Churchill th 1921, ia menuntut agar Palestina disatukan kembali dgn Syria dan Transjordan.36)</p>
<p>Kaum Arab menganggap huru-hara sbg alat politik efektif karena sikap Inggris yang lemah terhadap kekerasan terhadap Yahudi. Dlm menangani setiap keributan, Inggris melakukan segala2nya utk menghindari kemampuan Yahudi utk membela diri, tetapi berbuat sedikit utk menghindari Arab menyerang Yahudi. Setiap kali ada kerusuhan, sebuah komisi penyidikan ala Inggris dibentuk untk mencari sebab musabab kekerasan. Kesimpulannya selalu sama: Arab takut didepak Yahudi. Jadi, utk menghindari huru-hara, komisi mengusulkan : agar imigrasi Yahudi dibatasi (!!). NAH, PIHAK ARAB KEMUDIAN MENYIMPULKAN BAHWA CARA TERBAIK MENGHENTIKAN ARUS IMIGRASI YAHUDI ADALAH DGN: MENGADAKAN HURU HARA.</p>
<p>Siklus ini dimulai setelah serangkaian kerusuhan bln Mai 1921. Setelah gagal melindungi komunitas Yahudi dari serangan massa Arab, Inggris menunjuk the Haycraft Commission untuk memeriksa akar kekerasan. Walaupun panel menyimpulkan bahwa Arab adalah pihak agresor, Inggris mereka membenarkan alasan serangan itu: “Sebab utama huru hara adalah ketidakpuasan dan/atau permusuhan Arab terhdp Yahudi akibat politik, ekonomi, imigrasi Yahudi, dan lahirnya kebijakan Zionist &#8230;.”37) Huru-hara Arab selalu berakibat dibatasinya imigrasi Yahudi secara sementara.</p>
<p>Ketakutan Arab “diusir” atau “didominasi” dipakai sbg alasan serangan biadab terhdp penduduk sipil Yahudi yang tidak bersalah. Perhatikan bahwa huru hara inipun tidak di-inspirasi oleh semangat nasionalisme — karena kalau memang begitu mereka akan berontak terhdp Kuasa Inggris — melainkan akibat alasan rasisme dan kebencian mendalam Arab.</p>
<p>Th 1929, para provokator Arab sukses meyakinkan masyarakat bahwa Yahdui memiliki rancangan/design pada Temple Mount (taktik yg diulang2 berkali2, yg terakhir pada thn 2000 setelah kunjungan Ariel Sharon).<br />
Upaca keagamaan Yahudi di Tembok Barat, yang merupakan bagian dari Temple Mount, menjadi pemicu huru-hara Arab melawan Yahudi yang akhirnya meluap ke Yerusalem dan desa2 sekelilingnya, termasuk Safed and Hebron.</p>
<p>Lagi2, Administrasi Inggris tidak mengambil tindakan apapun utk menghindari kekerasan dan, setelah pecahnya kerusuhan, Inggris tidak melakukan apa2 utk melindungi penduduk Yahudi. Baru setelah huru hara 6 hari, Inggris menurunkan pasukan utk mengatasi kerusuhan. Pada saat ini, seluruh penduduk Yahudi Hebron mengungsi atau terbunuh. Total 133 Yahudi terbunuh dan 399 luka2 dalam pogrom ini.38)</p>
<p>Setelah lewatnya kerusuhan, Inggris memerintahkan investigasi yan menghasilkan the Passfield White Paper. Dikatakannya, “kebijakan imigrasi, pembelian tanah dan penempatan penduduk Organisasi Zionis sudah, atau akan merugikan kepentingan Arab. Kami mengerti bahwa kewajiban Mandat adalah kepada masyarakat non-Yahudi; sumber2 Palestina harus dijaga bagi ekonomi Arab yang terus bertumbuh &#8230;”39) Ini tentunya berarti bahwa penting utk membatasi imigrasi Yahudi dan juga pembelian tanah.</p>
<p><span style="font-weight:bold;">MITOLOGI kedelapan: &#8220;Mufti tidak anti-Semitik&#8221;</span></p>
<p>FAKTA<br />
Th 1941, Haji Amin al-Husseini lari ke Jerman dan ketemu Adolf Hitler, Heinrich Himmler, Joachim Von Ribbentrop dan pemimpin2 Nazi lainnya. Ia ingin membujuk mereka agar menyebarkan program anti-Yahudi mereka kpd dunia Arab.</p>
<p>Mufti mengirim Hitler 15 rancangan deklarasi kpd Jerman dan Italia agar diterapkan kpd Timur Tengah. Bahkan ada yang menyerukan agar kedua negara menyatakan tidak sahnya keberadaan Yahudi di Palestina. Juga, “agar mereka memberikan Palestina dan negara2 Arab lainnya hak utk mengatasi masalah kependudukan Yahudi di Palestina dan negara2 Arab lainnya sesuai dgn kepentingan Arab dan masalah ini diselesaikan di negara2 Axis.”40)</p>
<p>Bln November 1941, Mufti ketemu Hitler, dan mengatakan kpd sang Fuhrer bahwa Yahudi adalah musuhnya yang paling utama. Hitler menangkis permintaan Mufti bagi sebuah deklarasi mendukung Arab dng<br />
mengatakan bahwa saatnya belum tepat. Mufti memberi Hitler “ucapan terima kasih atas simpati yg selalu ditunjukkannya terhadap persoalan Arab, khususnya Palestina, yg disebutkannya secara khusus dlm pidato2nya&#8230;. Arab di Jerman adalah teman2 Hitler karena mereka memiliki musuh sama, yaitu &#8230; Yahudi&#8230;.”</p>
<p>Hitler menjawab:</p>
<p>&#8220;Jerman berpihak pada perang tanpa kompromi melawan Yahudi. Ini secara natural mencakup oposisi aktif terhadap kediaman nasional Yahudi di Palestina&#8230;. Jerman akan memberikan bantuan positif dan praktis kpd kaum Arab yang terlibat dalam perjuangan yang sama &#8230; Tujuan Jerman<br />
&#8230; hanyalah penghancuran elemen2 Yahudi dalam dunia Arab &#8230; Dan Mufti adalah juru bicara otoritatif bagi dunia Arab.&#8221;</p>
<p>Sang Mufti mengucapkan terima kasih sebesar2nya kpd Hitler. 41)</p>
<p>Th 1945, Yugoslavia mencoba menyeret sang Mufti sbg kriminal perang ( war criminal) atas perannya dalam merekrut 20,000 sukarelawan Muslim bagi SS, yagn ikut serta membunuh Yahudi di Kroasia dan Hungaria. ia lolos dari penjara Perancis, thn 1946, dan lari ke Karo dan kemudian Beirut, melanjutkan perangnya melawan Yahudi. Ia meninggal dunia thn 1974.</p>
<p><span style="font-weight:bold;">MYTH kesembilan: &#8220;Pasukan Irgun (Yahudi) mem-bom the King David Hotel sbg bagian kampanye terornya atas penduduk sipil.&#8221;</span><br />
Irgun:</p>
<p><!-- m --><a class="postlink" href="http://www.jewishvirtuallibrary.org/jsource/History/irguntoc.html">http://www.jewishvirtuallibrary.org/jso &#8230; untoc.html</a></p>
<p><!-- m --></p>
<p>FAKTA<br />
Hotel King David adalah lokasi komando militer Inggris dan Divisi Penyidikan Kriminal Inggris (the British Criminal Investigation Division).<br />
Pasukan Irgun memilihnya sbg target setelah pasukan Inggris menginvasi the Jewish Agency tg 29 Juni 1946 dan menyita sejumlah besar dokumen. Pada saat yang sama, lebih dari 2,500 Yahudi dari seluruh Palestina ditahan. Informasi ttg operasi the Jewish Agency, termasuk aktivitas intel terhdp negara2 Arab, dibawa ke Hotel King David.</p>
<p>Seminggu kemudian, berita pembunuhan masal 40 Yahudi dalam pogrom di Polandia mengingatkan Yahudi Palestina bgm kebijakan imigrasi ketat Inggris bisa mengakibatkan kematian ribuan Yahudi.</p>
<p>Pemimpin Irgun, Menachem Begin, menekankan keinginannya utk menghindarkan korban sipil. Ia memperingatkan Inggris agar mereka mengosongkan gedung sebelum dihancurkan. 3 peringatan lewat telpon, satu kpd hotel, satu kpd konsulat Perancis dan ketiga kpd surat kabar the Palestine Post, memperingatkan mereka bahwa King David Hotel akan segera didetonasi.</p>
<p>Tgl 22 Juli 1946, mereka semua ditelpon. Telpon di hotel ternyata diterima tetapi tidak digubris. Begin mengutip pejabat Inggris yang menolak mengosongkan gedung : &#8220;Kami tidak mengikuti perintah yahudi.&#8221;42) Akibatnya, saat bom meledak, jumlah korban tinggi: 91 orang terbunuh dan 45 luka2. Diantara korban terdapat 15 Yahudi. Tidak banyak orang yg terdapat di hotel itu sendiri luka2. 43)</p>
<p>Bertentangan dgn serangan Arab melawan Yahudi, yg sering dipuji sbg tindakan pahlawan, the Jewish National Council mengecam pemboman the King David.44)</p>
<p>Selama puluhan tahun, Inggris menolak bahwa mereka mendapat peringatan dini. Th 1979, namun demikian, anggota parlemen Inggris menyampaikan bukti bahwa Irgun memang mengeluarkan peringatan. Ia menawarkan kesaksian pejabat Inggris yang mendengar rekannya di the King David Hotel bergurau ttg ancaman Zionis terhdp markas mereka. Pejabat yg mendengarkan percakapan itu segera meninggalkan hotel itu dan selamat. 45)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/yahudindonesia.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/yahudindonesia.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/yahudindonesia.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/yahudindonesia.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/yahudindonesia.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/yahudindonesia.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/yahudindonesia.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/yahudindonesia.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/yahudindonesia.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/yahudindonesia.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/yahudindonesia.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/yahudindonesia.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/yahudindonesia.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/yahudindonesia.wordpress.com/20/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yahudindonesia.wordpress.com&amp;blog=6159182&amp;post=20&amp;subd=yahudindonesia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yahudindonesia.wordpress.com/2009/01/30/mitos-dan-fakta-israel/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/90d672671bcb1cef46d46d03e4ba2746?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">jahudindonesia</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hak Yahudi atas Tanah Israel</title>
		<link>http://yahudindonesia.wordpress.com/2009/01/30/hak-yahudi-atas-tanah-israel/</link>
		<comments>http://yahudindonesia.wordpress.com/2009/01/30/hak-yahudi-atas-tanah-israel/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 30 Jan 2009 22:34:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jahudindonesia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Palestina]]></category>
		<category><![CDATA[Yahudi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yahudindonesia.wordpress.com/?p=18</guid>
		<description><![CDATA[Sumber Banyak orang salah kaprah dgn mengatakan bahwa orang2 Yahudi dipaksa keluar dari tanah mereka oleh tentara Romawi setelah Kuil Kedua mereka di Yerusalem dihancurkan tahun 70 M. Lalu menurut pengertian sejarah salah kaprah ini; 1.800 tahun kemudian, tiba2 orang2 Yahudi kembali ke Palestina dan menuntut kembali tanah airnya. Faktanya adalah: orang2 Yahudi tetap mempertahankan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yahudindonesia.wordpress.com&amp;blog=6159182&amp;post=18&amp;subd=yahudindonesia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.jewishvirtuallibrary.org/jso ... srael.html">Sumber</a><br />
Banyak orang salah kaprah dgn mengatakan bahwa orang2 Yahudi dipaksa keluar dari tanah mereka oleh tentara Romawi setelah Kuil Kedua mereka di Yerusalem dihancurkan tahun 70 M. Lalu menurut pengertian sejarah salah kaprah ini; 1.800 tahun kemudian, tiba2 orang2 Yahudi kembali ke Palestina dan menuntut kembali tanah airnya. Faktanya adalah: orang2 Yahudi tetap mempertahankan tanah air mereka selama 3.700 tahun. Bahasa nasional dan kebudayaan khas Yahudi tetap bertahan di wilayah itu.</p>
<p>Yahudi menganggap Israel sebagai tanah airnya berdasarkan empat hal:<br />
1. Tuhan sendiri yang menjanjikan tanah warisan ini kepada Abraham<br />
2. Orang2 Yahudi tetap hidup disitu dan merawat daerah itu<br />
3. Pemberian kedaulatan penuh oleh PBB kpd Yahudi di Palestina<br />
4. penguasaan daerah berdasarkan perang bela diri.</p>
<p>Istilah “Palestina” dipercaya diambil dari kata Filistine, yakni merujuk pd orang2 Aegea yang pada abad 12 SM tinggal di tepi Mediterania yang sekarang dikenal sebagai Israel dan Jalur Gaza. Abad 2M, setelah menghancurkan pemberontakan Yahudi, Pemerintah Romawi untuk pertama kalinya memberi nama Palestina pada tanah Yudea (bagian selatan Israel yang sekarang dikenal sebagai Tepi Barat) dalam usaha untuk menciutkan identitas Yahudi dengan tanah Israel. Kata Arab “Filastin” diambil dari nama Latin ini.</p>
<p>Sejak th 1000 SM, ke-12 suku Israel sudah membentuk kerajaan pertama di Palestina. Raja kedua, yakni David, menentukan Yerusalem sebagai ibu kota. Meskipun akhirnya Palestina pecah jadi dua kerajaan, kemerdekaan orang Yahudi tetap berlangsung sampai 212 tahun. Jangka waktu ini hampir sama dgn lamanya kemerdekaan Amerika Serikat sekarang.</p>
<p>Bahkan setelah dihancurkannya Kuil Kedua di Yerusalem dan saat awal pengasingan, orang2 Yahudi tetap hidup di Palestina dan beranak-pinak.<br />
Abad ke 9M, terdapat masyarakat Yahudi dlm jumlah besar di Yerusalem dan Tiberias. Abad ke 11M, masyarakat Yahudi berkembang di Rafah, Gaza, Ashkelon, Jaffa dan Caesarea.</p>
<p>Abad ke 12, banyak orang Yahudi dibantai oleh para tentara Perang Salib, tapi mereka dapat berkembang lagi dlm dua abad selanjutnya dengan datangnya para rabi dan peziarah Yahudi dalam jumlah besar ke Yerusalem dan Galilea. Para rabi terkemuka membentuk masyarakat Yahudi di Safed, Yerusalem dan di daerah lain selama 300 tahun berikutnya. Awal abad ke 19 sebelum kelahiran gerakan Zionist modern, lebih dari 10.000 orang Yahudi telah hidup di daerah yang sekarang dikenal sebagai Israel.</p>
<p>Ketika orang2 Yahudi mulai berdatangan ke Palestina dalam jumlah besar di tahun 1882, kurang dari 250.000 Arab hidup di sana, dan kebanyakan dari mereka datang dalam dekade akhir. Palestina tidak pernah jadi suatu negara Arab yang berdaulat, meskipun perlahan-lahan bahasa Arab jadi bahasa yang paling banyak digunakan setelah penyerangan Muslim di abad ke tujuh. Tidak pernah ada negara Arab atau Palestina yang berdaulat di Palestina.</p>
<p>Ahli sejarah Arab terkemuka AS, Prof. Phillip Hitti dari Universitas Princeton, membuat pengakuan di depan Anglo-American Committee di tahun 1946, dgn mengatakan: “Tidak pernah ada “Palestina” dalam sejarah, sama sekali tidak.” Memang, Palestina juga tidak pernah ditulis dengan tegas dalam Qur’an, yang disebut adalah “tanah suci” (al-Arad al-Muqaddash).</p>
<p>Sebelum adanya pembagian daerah, orang2 Arab Palestina tidak melihat diri mereka punya identitas yang terpisah. Tapi ketika First Congress of Muslim-Christian Associations bertemu di Yerusalem di bulan Februari 1919 untuk memilih wakil2 Palestina untuk Konferensi Perdamaian Paris, pernyataan berikut diumumkan:<br />
Kami merasa Palestina adalah bagian dari Syria Arab, karena bagian ini tidak pernah terpisah dari Syria dalam waktu kapanpun. Kami berhubungan dengan Syria secara kenegaraan, agama, bahasa, ekonomi dan ikatan daerah.</p>
<p>Tahun 1937, pemimpin Arab setempat, Auni Bey Abdul-Hadi, menyatakan Peel Commission yang pada prinsipnya menuntut bagian Palestina: “Tidak ada negara (Palestina)! Kata ‘Palestina’ itu diciptakan oleh Zionist! Tidak ada kata Palestina dalam Alkitab. Tanah air kami sejak berabad-abad merupakan bagian dari Syria.”</p>
<p>Wakil Arab Higher Committee untuk PBB mengajukan pernyataan di General Assembly di bulan May 1947 yang menyatakan bahwa “Palestina merupakan bagian dari Propinsi Syria” dan karenanya,” secara politis, orang2 Arab Palestina tidak terpisah dari Syria dan tidak bisa membentuk kesatuan politis yang terpisah dari Syria.”</p>
<p>Beberapa tahun kemudian, Ahmed Shuqeiri, yang lalu jadi ketua PLO, mengatakan pada Security Council: “Sudah jadi pengetahuan umum bahwa Palestina adalah bagian selatan Syria.”</p>
<p>Nasionalisme Arab Palestina kebanyakan muncul setelah Perang Dunia I. Tapi ini tidak jadi gerakan politik yang bermakna sampai terjadi Perang Enam Hari di tahun 1967 dan Israel menguasai Tepi Barat.</p>
<p>“Surat Tanda Lahir” Israel secara internasional disahkan oleh janji Tuhan dalam Alkitab; masyarakat Yahudi yang tinggal terus menerus di Israel sejak jaman Yoshua sampai saat ini; Deklarasi Balfour di tahun 1817; Mandat Liga Bangsa2, yang berhubungan dengan Deklarasi Balfour; partition resolution PBB tahun1947; diterimanya Israel di PBB tahun 1949; pengakuan atas negara Israel oleh sebagian besar dunia; dan yang terpenting dari semuanya, masyarakat yang diciptakan oleh orang2 Israel selama berpuluh-puluh tahun berkembang menjadi suatu negara yang dinamis.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/yahudindonesia.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/yahudindonesia.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/yahudindonesia.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/yahudindonesia.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/yahudindonesia.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/yahudindonesia.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/yahudindonesia.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/yahudindonesia.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/yahudindonesia.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/yahudindonesia.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/yahudindonesia.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/yahudindonesia.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/yahudindonesia.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/yahudindonesia.wordpress.com/18/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yahudindonesia.wordpress.com&amp;blog=6159182&amp;post=18&amp;subd=yahudindonesia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yahudindonesia.wordpress.com/2009/01/30/hak-yahudi-atas-tanah-israel/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/90d672671bcb1cef46d46d03e4ba2746?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">jahudindonesia</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Gaji Ditunggak 5 Tahun, Umi Saodah Sempat Dipenjara</title>
		<link>http://yahudindonesia.wordpress.com/2009/01/25/gaji-ditunggak-5-tahun-umi-saodah-sempat-dipenjara/</link>
		<comments>http://yahudindonesia.wordpress.com/2009/01/25/gaji-ditunggak-5-tahun-umi-saodah-sempat-dipenjara/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 25 Jan 2009 00:14:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jahudindonesia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Biadab dan Tolol]]></category>
		<category><![CDATA[Palestina]]></category>
		<category><![CDATA[Tolol]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yahudindonesia.wordpress.com/?p=12</guid>
		<description><![CDATA[Bagaimana perlakuan Palestina kepada Indonesia? silahkan baca : Sumber Jakarta &#8211; Keberadaan Tenaga Kerja Wanita (TKW) yang terjebak di jalur Gaza, Umi Saodah, hilang bak ditelan bumi. Bahkan hingga saat inipun pemerintah belum bisa menemukan jejak TKW asal Semarang itu. Hanya terakhir Umi diketahui ada di penjara. &#8220;Komunikasi di sana (Palestina-red) semuanya terputus. Kondisi obyektif [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yahudindonesia.wordpress.com&amp;blog=6159182&amp;post=12&amp;subd=yahudindonesia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Bagaimana perlakuan Palestina kepada Indonesia? silahkan baca :</strong><br />
<a href="http://www.detiknews.com/read/2009/01/13/161052/1067757/10/gaji-ditunggak-5-tahun-umi-saodah-sempat-dipenjara"><strong>Sumber</strong></a></p>
<p><strong><br />
</strong><img src="http://www.detiknews.com/images/content/2009/01/13/10/umi.dlm.jpg" alt="Umi saodah" /></p>
<p><strong>Jakarta</strong> &#8211; Keberadaan Tenaga Kerja Wanita (TKW) yang terjebak di jalur Gaza, Umi Saodah, hilang bak ditelan bumi. Bahkan hingga saat inipun pemerintah belum bisa menemukan jejak TKW asal Semarang itu. Hanya terakhir Umi diketahui ada di penjara.</p>
<p>&#8220;Komunikasi di sana (Palestina-red) semuanya terputus. Kondisi obyektif di sana tidak mudah ditempuh,&#8221; kata Menakertrans, Erman Suparno, saat menemui keluarga korban di kantornya, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Selasa, (13/1/2009).</p>
<p>Guna menelusuri kebaradaan Umi, Depnakertrans terus melakukan kontak dengan mediator yang berada di Palestina bekerjasama dengan PMI. Pemerintah mengetahui keberadaan Umi terakhir, pada 6 Januari 2009, berada di penjara di Saraya Reform and Rehabilitation Center di Gaza City dengan tuduhan pencurian. Tapi kini penjara itu sudah dikosongkan Israel. &#8220;Yang pasti, kabar terakhir Umi masih selamat,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Ditemui Menakertrans, keluarga sangat berharap banyak terhadap usaha pemerintah. Paman Umi,Hanafi, mengaku keluarganya hanya bisa berdoa. &#8220;Kami sekeluarga hanya bisa berdoa tapi yang bisa berusaha hanya pemerintah. Ibu Umi sehari-hari menangis apalagi sekarang di sana sedang perang,&#8221; ungkapnya seraya menahan tangis.</p>
<p>Umi Saodah adalah TKW asal Tlawongan, RT 6/5 Karang Tengah, Tuntang, Semarang. Sejak 2004 majikan tidak menggajinya. Kabar terakhir Umi bekerja kepada keluarga Suhaib Kamal di Jalur Gaza dengan alamat surat PO BOX 1439 Gaza, Palestina.</p>
<p><strong>&#8220;Tuduhan pencurian oleh majikannya diduga guna meloloskan kewajiban dari membayar gaji yang ditunggak selama 5 tahun masa kerja, &#8220;kata Direktur Eksekutif Migrant Care, Anis Hidayah di tempat yang sama.</strong></p>
<p><strong><br />
</strong></p>
<h3><strong>Hanya orang buta Nurani dan Tidak berkemanusiaan yang menjebloskan Wanita ini, dan manusia manusia  yang membela Bangsa manusia biadab ini, jauh lebih BIADAB DAN TOLOL!!!<br />
</strong></h3>
<p><strong></strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/yahudindonesia.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/yahudindonesia.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/yahudindonesia.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/yahudindonesia.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/yahudindonesia.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/yahudindonesia.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/yahudindonesia.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/yahudindonesia.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/yahudindonesia.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/yahudindonesia.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/yahudindonesia.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/yahudindonesia.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/yahudindonesia.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/yahudindonesia.wordpress.com/12/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yahudindonesia.wordpress.com&amp;blog=6159182&amp;post=12&amp;subd=yahudindonesia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yahudindonesia.wordpress.com/2009/01/25/gaji-ditunggak-5-tahun-umi-saodah-sempat-dipenjara/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/90d672671bcb1cef46d46d03e4ba2746?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">jahudindonesia</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.detiknews.com/images/content/2009/01/13/10/umi.dlm.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Umi saodah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Orang Palestina Menderita akibat BUDAYA MEREKA SENDIRI</title>
		<link>http://yahudindonesia.wordpress.com/2009/01/21/orang-palestina-menderita-akibat-budaya-mereka-sendiri/</link>
		<comments>http://yahudindonesia.wordpress.com/2009/01/21/orang-palestina-menderita-akibat-budaya-mereka-sendiri/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 21 Jan 2009 20:31:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jahudindonesia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Palestina]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yahudindonesia.wordpress.com/?p=9</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Walla, apa yg diharapkan Hamas ? Mereka berlaku spt anak kecil, membuat onar, lalu cengeng nangis minta bantuan barat. Orang di Gaza hidupnya sudah sulit &#8230; ehh sekarang ditambah lagi, kita dijajah lagi oleh IDIOT2 HAMAS yg berlaku tolol dan tidak bertanggung jawab.&#8221; - (komentar Al Arabiya diterjemahkan oleh &#8216;Egyptian Sandmonkey&#8217;) [Gambar: Wanita 22 thn, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yahudindonesia.wordpress.com&amp;blog=6159182&amp;post=9&amp;subd=yahudindonesia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color:red;"><span style="font-weight:bold;">&#8220;Walla, apa yg diharapkan Hamas ? Mereka berlaku spt anak kecil, membuat onar, lalu cengeng nangis minta bantuan barat. Orang di Gaza hidupnya sudah sulit &#8230; ehh sekarang ditambah lagi, kita dijajah lagi oleh IDIOT2 HAMAS yg berlaku tolol dan tidak bertanggung jawab.&#8221;</span> </span>- (komentar Al Arabiya diterjemahkan oleh &#8216;Egyptian Sandmonkey&#8217;)</p>
<p>[Gambar: Wanita 22 thn, anggota Hamas/suicide bomber]</p>
<p>Komentar diatas, yg tadinya ditulis dlm bahasa Arab, adalah analisa situasi Gaza yg paling tajam. Orang2 Palestina membiarkan diri mereka dioper dari satu pemimpin korup ke pemimpin korup lainnya. Dari satu krisis ke krisis berikutnya. Dari gembel yang satu ke gembel yang lain !<br />
Menuding si ini dan si itu karena gagalnya masyarakat kita ! Ya, dan ini masih berlangsung juga !</p>
<p>Mungkin orang Palestina memang suka utk SENGSARA. Kalau tidak, mengapa mereka membiarkan diri dlm budaya kebencian, kekerasan, korupsi dan terorisme ? Malah mereka sampai secara demokratis memlih pemerintah yg terdiri dari teroris2 ternama yg sama sekali tidak punya keinginan utk berdamai dgn tetangga mereka yg paling penting ; ISRAEL.</p>
<p>Memang ada orang Palestina yg tidak suka dgn ideologi Islamis Jihad. Mereka ingin masa depan yg lebih baik bagi anak2 mereka dan tidak ingin anak2 mereka diberi jaket penuh dgn bom utk bunuh diri. Dan mereka memang berhak atas kehidupan yg lebih baik.</p>
<p>Tetapi mengapa mereka selalu menuding kesengsaraan mereka pada Israel, AS, dan seluruh dunia, dan bukan pada moncong mereka sendiri ?<br />
Apa yg mereka lakukan bagi diri mereka sendiri ?</p>
<p>Katanya mau berdamai, tetapi mereka lalu memilih pemerintah yg bahkan menolak eksistensi dgn tetangga yg sangat perlu didamaikan ! Mereka pilih pemerintah yg begitu terpecah2 shg krisis di Gaza sekarang ini diakibatkan seorang pemimpin Hamas yg nota bene tinggal di luar Palestina (di Syria : pemimpin yg diasingkan, Khaled Mashaal).</p>
<p>Mereka membiarkan tindakan di wilayah mereka yg oleh Israel jelas dianggap sbg aksi perang. Menyandera dan membunuh tentara dgn kepala dingin, membanggakan dgn lantang dan lalu berharap bahwa Israel akan diam-diam saja ? APA YG ADA DLM OTAK MEREKA ??</p>
<p>Sorry, saya tidak bodoh dan tidak percaya bahwa orang Palestina tidak tahu apa yg terjadi di wilayah mereka sendiri.</p>
<p>Sayangnya, budaya Palestina yg cengeng, korup, terosis dan penuh kebencian dan ketidakmampuan utk memeriksa diri sendiri, adalah faktor2 kesengsaraan mereka sendiri.</p>
<p>Pendeknya, mengapa kita di bagian planet ini harus merasa kasihan atau bertanggung jawab atas Palestina kalau mereka sendiri yg mengakibatkan lingkaran setan penderitaan mereka itu ?</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/yahudindonesia.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/yahudindonesia.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/yahudindonesia.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/yahudindonesia.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/yahudindonesia.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/yahudindonesia.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/yahudindonesia.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/yahudindonesia.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/yahudindonesia.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/yahudindonesia.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/yahudindonesia.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/yahudindonesia.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/yahudindonesia.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/yahudindonesia.wordpress.com/9/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yahudindonesia.wordpress.com&amp;blog=6159182&amp;post=9&amp;subd=yahudindonesia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yahudindonesia.wordpress.com/2009/01/21/orang-palestina-menderita-akibat-budaya-mereka-sendiri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/90d672671bcb1cef46d46d03e4ba2746?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">jahudindonesia</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Warga Gaza Kritik Hamas</title>
		<link>http://yahudindonesia.wordpress.com/2009/01/21/warga-gaza-kritik-hamas/</link>
		<comments>http://yahudindonesia.wordpress.com/2009/01/21/warga-gaza-kritik-hamas/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 21 Jan 2009 20:22:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jahudindonesia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Palestina]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yahudindonesia.wordpress.com/2009/01/21/warga-gaza-kritik-hamas/</guid>
		<description><![CDATA[GAZA &#8211; Terhitung sejak Minggu (18/1), Jalur Gaza mulai agak tenang. Malam sebelumnya, setelah rapat kabinet, Israel mengumumkan gencatan senjata meski tak langsung menarik pasukannya. Itu sebabnya, masih sempat meletus keributan &#8220;kecil&#8221; dengan Hamas. Tapi, kemarin (19/1) Gaza benar-benar steril dari peluru. Israel berjanji menarik pasukan sebelum Barack Obama dilantik sebagai presiden Amerika Serikat dini [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yahudindonesia.wordpress.com&amp;blog=6159182&amp;post=8&amp;subd=yahudindonesia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>GAZA &#8211; Terhitung sejak Minggu (18/1), Jalur Gaza mulai agak tenang. Malam sebelumnya, setelah rapat kabinet, Israel mengumumkan gencatan senjata meski tak langsung menarik pasukannya. Itu sebabnya, masih sempat meletus keributan &#8220;kecil&#8221; dengan Hamas.</p>
<p>Tapi, kemarin (19/1) Gaza benar-benar steril dari peluru. Israel berjanji menarik pasukan sebelum Barack Obama dilantik sebagai presiden Amerika Serikat dini hari nanti WIB. Hamas pun menganggap momen ini sebagai bentuk kemenangan mereka atas Israel.</p>
<p>Lantas, turut banggakah warga Gaza atas &#8220;kemenangan&#8221; Hamas itu? Ternyata tidak semua. Tak sedikit bahkan yang terang-terangan mengkritik pilihan jalan keras Hamas dalam menghadapi Israel.</p>
<p>&#8220;Gencatan senjata ini tak berarti apa pun bagi kami. Jika satu roket menewaskan satu orang warga Israel, itu dibalas dengan ratusan nyawa warga kami dan kehancuran. Tak ada hasil politik apa pun selain kehancuran,&#8221; aku Shawqi Sultan, pria 44 tahun penduduk Gaza yang terpaksa mengungsi ke kamp Jabaliya sejak 10 hari lalu, kepada harian Inggris The Guardian.</p>
<p>Warga Gaza lain yang selama ini mendukung Hamas berharap organisasi militan itu mengambil hikmah dari pertempuran ini. Bagaimanapun, serangan roket Hamas telah turut menyulut api peperangan. &#8220;Saya tak puas dengan roket-roket itu. Tak ada untungnya peperangan ini,&#8221; ujar Zakia Dabor, perempuan 50 tahun yang rumahnya hancur saat serangan udara pertama Israel di Salatin.</p>
<p>Dabor menginginkan perdamaian ini abadi selamanya. Bukan hanya seminggu seperti isi ultimatum Hamas terhadap Israel tentang penarikan pasukan. &#8220;Saya takut mereka (Israel) kembali dan menghancurkan lebih banyak,&#8221; sambungnya.</p>
<p>Dabor memang tak terang-terangan menyalahkan Hamas, namun mengaku yakin dengan kekuatan &#8220;langit&#8221;. Itu terbukti, meski serangan Israel datang dari berbagai penjuru, Hamas toh tetap eksis.</p>
<p>Bila Dabor masih &#8220;mendua&#8221; soal Hamas, tidak demikian halnya dengan Wael Samouni. Pria 39 tahun itu tak sanggup menyembunyikan kegeramannya pada rival politik Fatah tersebut. &#8220;Ini karena roket, karena Hamas. Inilah yang dijanjikan mereka sejak dulu terpilih, hanya kehancuran,&#8221; katanya.</p>
<p>Wajar kalau Samouni geram. Perang ini amat menghancurkan kehidupannya. Putri dan istrinya tewas akibat tembakan brutal Israel ke sebuah rumah tempat 100 warga meringkuk di dalamnya. Insiden itu terjadi di Zeitoun, bagian utara Gaza, 4 Januari lalu. Sejak itu dia mengungsi bersama sekitar 100 ribu warga lain untuk mencari perlindungan.</p>
<p>Meredanya konflik di Gaza juga memberi kesempatan kepada dunia untuk melihat betapa hancurnya wilayah yang dikuasai Hamas sejak 2007 tersebut. Di Rafah, misalnya. Rumah-rumah, kantor pemerintahan, dan taman bermain rata dengan tanah.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/yahudindonesia.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/yahudindonesia.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/yahudindonesia.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/yahudindonesia.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/yahudindonesia.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/yahudindonesia.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/yahudindonesia.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/yahudindonesia.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/yahudindonesia.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/yahudindonesia.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/yahudindonesia.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/yahudindonesia.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/yahudindonesia.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/yahudindonesia.wordpress.com/8/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yahudindonesia.wordpress.com&amp;blog=6159182&amp;post=8&amp;subd=yahudindonesia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yahudindonesia.wordpress.com/2009/01/21/warga-gaza-kritik-hamas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/90d672671bcb1cef46d46d03e4ba2746?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">jahudindonesia</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Siapa Palestina ?</title>
		<link>http://yahudindonesia.wordpress.com/2009/01/13/siapa-palestina/</link>
		<comments>http://yahudindonesia.wordpress.com/2009/01/13/siapa-palestina/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 Jan 2009 17:37:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>jahudindonesia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Palestina]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://yahudindonesia.wordpress.com/?p=3</guid>
		<description><![CDATA[SIAPAKAH ORANG PALESTINA ? APA &#38; DI MANA PALESTINA?Pertanyaan-pertanyaan di atas akan terjawab setelah anda membaca artikel di bawah ini. Bagaimanapun, fakta-fakta sejarah harus ditegakkan sekarang. Tidak pernah ada sebuah peradaban atau sebuah bangsa yang merujuk pada “Palestina” dan dugaan sebuah “negara Arab Palestina” yang memiliki bukti-bukti kuno merujuk ke Tanah Suci dari zaman dahulu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yahudindonesia.wordpress.com&amp;blog=6159182&amp;post=3&amp;subd=yahudindonesia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong> SIAPAKAH ORANG PALESTINA ?<br />
APA &amp; DI MANA PALESTINA?Pertanyaan-pertanyaan di atas akan terjawab setelah anda membaca artikel di bawah ini. Bagaimanapun, fakta-fakta sejarah harus ditegakkan sekarang. Tidak pernah ada sebuah peradaban atau sebuah bangsa yang merujuk pada “Palestina” dan dugaan sebuah “negara Arab Palestina” yang memiliki bukti-bukti kuno merujuk ke Tanah Suci dari zaman dahulu sekali adalah salah satu cerita bohong terbesar yang pernah dibuat di dunia ini! Tidak ada, atau tidak pernah ada, sebuah kebudayaan atau bahasa “Palestina” yang jelas. Lebih lanjut, tidak pernah ada sebuah negeri Palestina yang dipimpin oleh seorang Palestina Arab dalam sejarah, atau tidak ada sebuah gerakan nasional Palestina-Arab yang serius sebelum tahun 1964… tiga tahun SEBELUM orang-orang Arab dari “Palestina” kehilangan Tepi Barat [Yudea dan Samaria] dan Jalur Gaza sebagai hasil dari Perang Enam-Hari tahun 1967 (yang dimulai oleh bangsa-bangsa Arab). Bahkan apa yang disebut sebagai bekas pemimpin bangsa “Palestina”, alm. Yasser Arafat, adalah seorang MESIR! Singkatnya, apa yang disebut sebagai “Palestina” Arab adalah bangsa buatan… sebuah bangsa tanpa sejarah dan tanpa otentisitas (keaslian)… yang tujuan keberadaannya semata-mata adalah untuk menghancurkan Negara Yahudi!</strong></p>
<p><strong>Israel pertama kali menjadi sebuah negara pada tahun 1312 Sebelum Masehi (SM), 2000 tahun sebelum munculnya Islam! 726 tahun kemudian pada tahun 586 SM orang-orang Yahudi kuno ini di Tanah Israel [Yudea] diserbu dan Bait Suci Yahudi PERTAMA milik Israel (di Gunung Bait Kota Tua Yerusalem) dihancurkan oleh Nebukadnezar, raja Babylonia kuno. Banyak dari orang-orang Yahudi dibunuh atau dibuang; walaupun demikian banyak juga yang diperbolehkan untuk tetap tinggal di sana. Orang-orang Yahudi inilah bersama dengan anak-cucu mereka dan orang-orang Yahudi lain yang datang kembali untuk tinggal 500 tahun kemudian, membangun kembali Negara Israel dan juga Bait Suci Kedua di Yerusalem di atas Gunung Bait. Dengan demikian klaim bahwa bangsa Yahudi tiba-tiba muncul 50 tahun yang lalu persis setelah peristiwa Holocaust (pembantaian etnis Yahudi selama Perang Dunia II) kemudian ramai-ramai datang ke Palestina dan mengusir bangsa Arab adalah gila, sama sekali tidak masuk akal!</strong></p>
<p><strong>Kemudian pada tahun 70 Masehi (M) (hampir 2000 tahun yang lalu), giliran Kekaisaran Romawi yang memasuki Israel kuno dan menghancurkan Bait Suci Yahudi KEDUA, membantai atau mengusir banyak dari populasi bangsa Yahudi. Banyak orang-orang Yahudi meninggalkan harta bendanya sebab tidak tahan akan kondisi kehidupan di sana dalam berbagai hal… walaupun demikian ribuan orang Yahudi tetap tinggal di sana dan memberontak selama berabad-abad dengan tujuan untuk membangun kembali sebuah Negara Yahudi di Tanah Suci ini.</strong></p>
<p><strong>Selama 3250 tahun, berbagai macam Bangsa, Agama dan Kekaisaran menduduki Yerusalem, ibukota kuno milik Israel. Wilayah itu berturut-turut dikuasai oleh bangsa Ibrani [Yahudi], Assyria, Babylonia, Persia, Yunani (Makedonia), Makkabe [Yahudi], Romawi, Byzantium, Arab, Mesir, Eropa prajurit Perang Salib, Mameluk, Turki (yang menguasainya tapi kurang perhatian, membuatnya menjadi terbelakang, mengabaikan daerah itu dari abad ke-16 sampai Inggris mengusir mereka selama Perang Dunia I) dan kemudian sekali lagi oleh bangsa Yahudi pada tahun 1948. Tidak satupun dari mereka yang berupaya keras, atau setidaknya memiliki sedikit niat, untuk membangun sebuah Negara milik mereka sendiri… KECUALI bangsa Yahudi!</strong></p>
<p><strong>Haruslah dicatat bahwa pada tahun 636 M, ketika orang-orang Arab perampok datang ke tanah itu dan beranak-pinak bahkan melebihi orang-orang Yahudi, mereka tidak membentuk satupun negara Arab di sana… dan tentu saja tidak sebuah negara “Palestina”. Mereka hanyalah “orang-orang Arab” yang, seperti dilakukan juga oleh bangsa-bangsa lain sebelum mereka, berpindah ke sebuah area geo-politik bernama “Palestina!” Dan ingatlah satu fakta ini… orang-orang Yahudi tidak”merebut” (kata kesukaan dari orang-orang Arab pelaku propaganda) tanah tersebut dari orang-orang Arab. Jika mau jujur, orang-orang Arab-lah pada tahun 636 M yang menyerbu dan mencurinya dari orang-orang Yahudi!</strong></p>
<p><strong>Kesimpulan:</strong></p>
<p><strong>Tidak ada negara, selain negara kuno Israel dan kemudian lagi pada tahun 1948 dengan kelahiran kembali Negara ke-2 Israel, pernah memimpin sebagai sebuah entitas nasional berdaulat di atas tanah ini. Kekaisaran Yahudi yang perkasa menguasai dalam jangka waktu panjang seluruh area ini bahkan sebelum bangsa-bangsa Arab &#8211; dan Islam mereka – pernah dilahirkan! Bangsa Yahudi memiliki salah satu Akte Kelahiran paling sah daripada bangsa-bangsa apapun di dunia. Setiap dilakukan penggalian arkeologi di Israel, hanyalah mendukung fakta bahwa Bangsa Yahudi telah berada di sana selama 3.000 tahun. Koin mata uang nasional, barang-barang pecah belah, kota-kota, tulisan-tulisan Ibrani kuno… semuanya mendukung klaim ini. Ya, bangsa-bangsa lain juga telah mendiaminya, tetapi tidak ada fakta yang keliru bahwa bangsa Yahudi berada di tanah itu secara terus-menerus selama lebih dari 3.000 tahun. Hal ini mendahului dan tentunya mengecilkan klaim-klaim yang dimiliki bangsa-bangsa lain di wilayah itu. Bangsa Filistin kuno sudah punah. Banyak bangsa-bangsa kuno lainnya sudah punah. Mereka tidak memiliki garis tanpa putus sampai saat ini seperti yang dimiliki orang-orang Yahudi. Dan jika anda ingin membicarakan agama, baik. TUHAN MEMBERI Tanah Israel kepada Bangsa Yahudi. Dan TUHAN melakukannya bukan kebetulan!</strong></p>
<p><strong>“PALESTINA?”</strong></p>
<p><strong>Istilah “Palestina” datang dari nama yang diberikan oleh penjajah Kekaisaran Romawi kepada Tanah Israel kuno dalam usahanya untuk menghapus dan menghilangkan keabsahan keberadaan Yahudi di Tanah Suci. Nama “Palestina” ditemukan pada tahun 135 SM. Sebelumnya dikenal sebagai Yudea, yang merupakan kerajaan selatan dari Israel kuno. Penguasa Romawi yang bertanggungjawab atas daerah Yudea-Israel begitu marah terhadap orang-orang Yahudi dengan pemberontakan mereka sehingga ia memanggil para ahli sejarahnya dan bertanya kepada mereka siapa musuh bebuyutan dari bangsa Yahudi di dalam sejarah masa lalu mereka. Para ahli tulisan berkata, “bangsa Filistin.” Maka, Penguasa mendeklarasikan bahwa Tanah Israel selanjutnya akan disebut ”Filistia” [selanjutnya diharam-zadahkan menjadi "Palaistina"] untuk mempermalukan bangsa Yahudi dan menghapuskan sejarah mereka.<br />
Karena itu namanya ”Palestina.”</strong></p>
<p><strong>Satu hal lagi. Sangatlah sering seseorang mendengar para pelaku revisi dan propaganda menemukan hubungan sejarah kuno antara “Filistin” (”Penyerbu” dalam bahasa Ibrani) dan Arab “Palestina.” Tidak ada kebenaran terhadap klaim ini!</strong></p>
<p><strong>Bangsa Filistin adalah salah satu dari sejumlah Bangsa Pelaut yang mencapai wilayah Mediterranea timur kira-kira pada tahun 1250-1100 SM. Mereka sebenarnya merupakan sebuah campuran dari beberapa kelompok etnis, terutama dari laut Aegea dan asal usul Eropa tenggara [Yunani, Kreta dan Turki Barat] dan mereka meninggal lebih dari 2.500 tahun yang lalu! Para Filistin tersebut bukanlah Arab… dan begitu juga Delilah dan Goliat! Melainkan orang Eropa. Para Arab “Palestina” hanyalah… Arab! Dan jika para Arab “Palestina” ini memiliki akar sejarah dengan bangsa Filistin kuno itu sama saja seperti menghubungkan Yasser Arafat dengan bangsa Eskimo!</strong></p>
<p><strong>Para penduduk kuno dari Palestina sudah lama punah dari bumi. Bangsa Kanaan, Fenisia (Libanon kuno) dan Filistin, semuanya dikalahkan oleh bangsa Israel sebelum tahun 1060 SM. Kebanyakan dari identitas-identitas budaya ini lenyap pada era neo-Babylonia, atau, abad ke-6 SM. Bangsa-bangsa Arab bahkan tidak berada di Palestina sampai pertengahan abad ke-7 M, setelah seribu tahun kemudian, setelah sejarah Yahudi 1.300 tahun di Palestina. Bangsa-bangsa Arab yang kemudian tinggal di Palestina tidak pernah membangun diri mereka sendiri atau tanah tersebut, melainkan tetap sebagai pengembara dan pura-pura primitif.</strong></p>
<p><strong>Bahkan kata “Palestina” tidak punya arti dalam bahasa Arab &#8211; setiap kata dalam bahasa Arab memiliki arti yang berasal dari Al Qur’an, tetapi kata “Palestina” tidak. Jika mau jujur, nama “Palestina” selalu di-asosiasikan dengan orang-orang Yahudi. Dalam tahun-tahun yang menuju kepada kelahiran kembali Israel pada tahun 1948, mereka yang berbicara mengenai “Palestina” hampir selalu merujuk kepada penduduk Yahudi di wilayah itu. Sebagai contoh, surat kabar “Palestine Post” [menjadi ”Jerusalem Post” yang sekarang] dan “the Palestine Symphony Orchestra” semua anggotanya orang Yahudi. “Resimen Brigade Palestina” secara eksklusif terdiri dari para sukarelawan Yahudi di Angkatan Darat Inggris untuk Perang Dunia II. Dalam kenyataannya, para pemimpin Arab menolak gagasan identitas unik “Arab Palestina”, malahan bersikeras bahwa Palestina hanyalah bagian dari “Suriah Raya.”</strong></p>
<p><strong>KEMBALI KE ZION (SION)<br />
Kembali melalui baik ruang dan waktu ke tanah leluhur mereka. Zion adalah gunung/bukit tempat kota Yerusalem.</strong></p>
<p><strong>Tanah Israel tidak pernah tanpa orang Yahudi sama sekali, walaupun pada beberapa waktu jumlahnya hanya puluhan ribu. Ini disebabkan tanah itu sebenarnya tak dapat dihuni ketika orang-orang Yahudi sekali lagi memulai hak pemberian TUHAN dan kewajiban untuk kembali secara besar-besaran ke tanah dari nenek moyang mereka (Gerakan Zionis) dalam tahun 1880-an.<br />
Retorik lucu tentang keberadaan Arab dalam jumlah besar yang diserbu oleh “orang-orang Yahudi yang menginvansi ” dengan cepat terhapuskan oleh Mark Twain, yang mengunjungi daerah itu pada tahun 1867. Dari bukunya, “The Innocents Abroad”…<br />
“Sebuah Negara terpencil yang tanahnya cukup kaya, namun seluruhnya cocok untuk berkabung… sebuah permukaan luas untuk berdukacita yang sunyi…. sebuah ketandusan…. kami tidak pernah melihat seorang manusiapun di seluruh rute perjalanan…. nyaris tidak ada pohon atau semak belukar di manapun. Bahkan pohon zaitun dan kaktus, tanaman-tanaman pendamping puasa dari sebuah tanah yang tak berharga, nyaris meninggalkan negeri itu.”<br />
Orang-orang Yahudi tidak menggantikan siapapun, sebab sangat sedikit orang-orang yang benar-benar memiliki tanah itu. Kebanyakan merupakan para pemilik yang tidak berada di tempat itu, yang tinggal di tempat lain. Fakta yang lain yang hampir tidak diperlihatkan oleh “para ahli sejarah baru” adalah bahwa orang-orang Yahudi yang tiba di sana tidak pernah mengusir seseorang dari tanah itu. Semua tanah dibeli secara legal dari para pemilik semula… apakah mereka dari “Palestina” itu sendiri ataupun dari tempat lain. Lagi pula, jumlah dolar yang banyak dibayarkan untuk tanah itu yang, dalam banyak kasus, tidak berpenghuni dan hampir tidak lebih dari tanah rawa-rawa dan daerah berbatu-batu. Hanya sekitar 120.000 orang Arab tinggal di sebuah daerah yang sekarang membentuk Negara Israel, Yordania dan yang disebut sebagai “Tepi Barat” [Yudea dan Samaria] di antaranya. Pada tahun 1890, jumlah orang Yahudi yang telah menetap di Palestina mencapai 50.000 jiwa, pada tahun 1907, berjumlah 100.000 jiwa. Di Yerusalem sendiri orang-orang Yahudi berjumlah lebih dari 25.000 jiwa, dari total populasi di kota tersebut yang hanya berjumlah 40.000 jiwa orang Yahudi, Kristen dan Arab. Orang-orang Arab, bagaimanapun, memang adalah penduduk mayoritas di pinggiran negeri yang jarang penduduknya, yang berbatasan dengan Yerusalem.</strong></p>
<p><strong>Dari tahun 1888 sampai tahun 1915 terdapat sekitar enam kali wabah belalang yang membuat tanah itu hampir tidak dapat dihuni. Pada tahun 1915 sebuah wabah belalang menyebabkan sekitar 40.000 orang meninggal dan sejumlah besar orang-orang Yahudi dan Arab meninggalkan tanah itu. Mereka-mereka yang kembali tidak melakukannya sampai sekitar tahun 1922 ketika uang para Zionis untuk mengklaim kembali tanah itu mulai datang dan sebuah jalur pipa dipasang. Kemudian mulailah berdatangan baik orang-orang Arab dan Yahudi dalam jumlah besar.</strong></p>
<p><strong>Para Zionis Yahudi di Palestina mula-mula adalah para pelopor idealistis yang tiba di pra-negara Israel itu dengan itikad untuk tinggal dengan damai bersama tetangga Arab mereka dan meningkatkan kualitas hidup bagi semua penduduk tanah itu. Para Zionis pra-Israel (dan kemudian menjadi Israel) telah mencoba untuk membangun secara damai bagi manfaat bersama Yahudi dan Arab di tanah itu. Tetapi kepemimpinan Arab selalu, dimulai di masa-masa awal, mengambil jalan hina dengan bersikeras bahwa solusi satu-satunya adalah orang-orang Yahudi harus keluar dari tanah itu, bahkan jika itu berarti melanjutkan kemiskinan dan stagnasi. Jika permintaan Arab tidak dipenuhi, mereka selalu mengambil jalan dengan kekerasan.</strong></p>
<p><strong>Mayoritas jumlah besar dari orang-orang Arab datang ke daerah itu setelah para pelopor Zionis pertama-tama ini mulai mengeringkan rawa-rawa yang terinfeksi malaria dan membajak tanah itu! Dalam melakukannya, orang-orang Yahudi ini menciptakan peluang-peluang ekonomi dan ketersediaan medis yang menarik orang-orang Arab baik dari teritori di sekeliling dan daratan-daratan yang jauh! Dalam kenyataannya, 90% dari orang-orang Arab bermigrasi ke sana dalam 100 tahun terakhir. Kebanyakan dari orang-orang Arab di “Palestina” merupakan para penyelundup dan penduduk liar yang berasal dari Suriah, Yordania, Mesir, Irak dan daratan-daratan lain yang hanya mengambil kepemilikan bagian-bagian tanah. Hal ini begitu melemahkan klaim mereka bahwa mereka telah berada di sana sejak “zaman dahulu kala!” Orang-orang Arab ini datang dari kumpulan suku-suku yang tak teratur dengan tradisi saling menteror terus-menerus dan mencoba untuk merampas tanah dari tetangga mereka. Kebanyakan dari mereka merupakan orang-orang buangan sosial dan para pelaku kriminal yang tidak dapat menemukan pekerjaan di negara-negara mereka sendiri maka mereka mencari keberuntungan mereka di tempat lain. Sayangnya, para imigran Arab ini memasukkan ke dalam Tanah Suci kebudayaan tua mereka menteror tetangga untuk merampas tanah. Dalam kenyataannya, bangsa “Palestina” Arab yang sekarang, yang dipimpin oleh Ismail Haniyah dan Hamas-nya (Hamas… tidaklah lebih dari Sebuah Jaringan Para Pembunuh Menyamar Sebagai Pemerintah!) tetap tidaklah lebih dari para penjahat kejam jalanan, penggertak dan ‘Saddam Kecil’ yang dibangun di suatu tempat di seluruh kebanyakan dari dunia Arab. Sementara itu PLO (Palestine Liberation Organization / Organisasi Pembebasan Palestina) sekarang sudah tidak pernah kedengaran lagi sepak terjangnya.</strong></p>
<p><strong>Namun sementara para Yahudi yang kembali sangat termotivasi untuk memperbaiki tanah itu, para Arab dibakar oleh rasa iri hati dan kebencian karena ketiadaan mereka dalam hal kepemimpinan untuk menginspirasi dan memotivasi mereka akan keberadaan mereka di sana, dalam kenyataannya, mereka adalah orang asing secara sejarah terhadap tanah itu! Tidak seperti para Yahudi, orang-orang Arab itu yang berimigrasi ke sana tidak memiliki bukti-bukti kuno yang mengarah ke tanah itu atau kenangan-kenangan sejarah tanah kampung halaman … Tanah kuno orang Yahudi ini!</strong></p>
<p><strong>Masalah nyata yang dihadapi para Arab itu saat ini adalah ketiadaan sebuah tanah kampung halaman. Sebab-akibat sejarah dari masalah mereka dan rasa frustrasi adalah fakta bahwa negara-negara tempat mereka berasal tidak bersedia menerima mereka kembali. Inilah sebabnya mengapa begitu banyak dari mereka tinggal, sampai saat ini, di dalam kamp-kamp pengungsi, di negara-negara Arab tetangga, tanpa hak-hak sipil yang fundamental. Dalam rasa frustrasi, mereka merasa bahwa satu-satunya harapan dan pilihan yang dimiliki mereka adalah mencoba dan mencuri negara orang lain!</strong></p>
<p><strong>Kesimpulan:</strong></p>
<p><strong>Tidak ada sejarah orang “Palestina Arab” sebelum orang-orang Arab membuatnya dengan singkat setelah tahun 1948, dan kemudian khususnya setelah bulan Juni 1967 Perang Arab-Israel! Dalam sebuah wawancara dengan surat kabar Belanda “Trau” (31 Maret 1977), anggota komite eksekutif PLO Zahir Muhsein berkata, “Bangsa Palestina itu tidak ada. Penciptaan sebuah negara Palestina hanyalah cara untuk melanjutkan perjuangan kami menentang negara Israel bagi persatuan Arab. Dalam kenyataan sekarang tidak ada perbedaan antara orang Yordania, Palestina, Suriah dan Libanon. Hanya untuk alasan politis dan taktis kami sekarang berbicara tentang eksistensi dari sebuah bangsa Palestina, semenjak kepentingan nasional Arab mengharuskan kami menerima eksistensi dari sebuah ‘bangsa Palestina’ yang jelas untuk menentang Zionisme. Telah ada juga sebuah perang “konsep” untuk kepemilikan istilah “Palestina” yang telah dipindahkan kepada Arab di mana, sebelum tahun 1967, “Palestina” selalu sinonim dengan negara Eretz Israel dan Tanah Israel.</strong></p>
<p><strong>Situs-situs Arkeologi sampai hari ini terus berlanjut untuk menghasilkan artifak-artifak dengan tulisan Ibrani (bahasa Yahudi), bukan teks fiksi “Palestina” atau huruf Arab!<br />
Apa yang disebut sebagai bangsa Arab “Palestina” hanyalah, sebagaimana mereka sekarang, adalah bangsa Arab yang tidak berbeda secara budaya, sejarah ataupun etnis dari bangsa Arab lain yang tinggal di mana saja dari ke-24 negara-negara Arab tempat asal mereka beremigrasi. Gagasan bahwa bangsa “Palestina” adalah semacam sub-kelompok dari bangsa-bangsa Arab dengan identitas unik mereka sendiri adalah fiksi murni! Propaganda hebat… namun tetaplah fiksi murni! Dan jika para Arab TIDAK melanjutkan pencucian otak generasi demi generasinya untuk percaya OMONG KOSONG SEJARAH ini tentang kaitan “Palestina Arab” kuno dengan Tanah Suci, kebanyakan dari mereka mungkin telah mendapati diri mereka sendiri adanya sebuah kehidupan nyata yang sekarang dengan sedikit pertumpahan darah dan keprihatinan penderitaan bagi setiap orang!</strong></p>
<p><strong>Ingat: Ketika kami menggunakan bahasa mereka (contoh: “Tepi Barat” bukannya Yudea-Samaria, “wilayah yang dijajah ” bukannya tanah-tanah Yahudi yang dibebaskan, “perkampungan-perkampungan” bukannya komunitas Yahudi, “Palestina” bukannya Arab, “Haram esh Sharif” bukannya Gunung Bait, dll.), kami mengizinkannya dipakai untuk mendefinisikan isu-isu, menciptakan atau mengubah sejarah dan mengendalikan debat.</strong></p>
<p><strong>KESERAKAHAN, KESOMBONGAN, IRI HATI!</strong></p>
<p><strong>Bangsa-bangsa Arab dan/atau Muslim saat ini mengendalikan 22 negara… 99 persen dari KESELURUHAN tanah besar Timur Tengah sementara Israel menduduki hanya 1/2 dari 1 persen bintik noda di atas peta yang sama ini. Tetapi bagian itu tetaplah terlalu banyak bagi orang-orang Arab untuk dibagikan. Mereka menginginkan semuanya. Seberapa sering kita mendengar tangisan terkenal mereka, “Kami akan berjuang sampai titik darah terakhir untuk setiap butir tanah terakhir!” Dan itulah yang pada akhirnya dipersoalkan di semua peperangan sekarang ini. Dan seberapapun banyaknya konsesi-konsesi tanah yang mungkin dibuat oleh orang-orang Israel bagi “perdamaian,” itu tidaklah pernah cukup! Perjanjian damai apapun antara Israel dan dunia Arab pada akhirnya tidak berarti. Perjanjian yang baru-baru ini diadakan, yaitu “Persetujuan Damai Oslo” tahun 1993 tidak membawa hasil apapun kecuali para pembom pembunuh ke dalam Israel. Bahkan perjanjian-perjanjian damai Israel-Mesir dan Israel-Yordania dibuat dengan sebuah berkas tunggal dan, jika anda membaca surat-surat kabar mereka, yang dikendalikan oleh pemerintah, anda akan berpikir mereka masih berperang dengan Israel!</strong></p>
<p><strong>PERDAMAIAN ITU TIDAK MUNGKIN!<br />
Tidak Ada Lagi “Moderat” di Timur Tengah</strong></p>
<p><strong>Sejak Bangsa Yahudi membangun kembali kedaulatan di tanah kuno kampung halaman mereka, mereka mencari perdamaian sejati dengan para tetangga mereka. Sayangnya, para tetangga mereka tidak berkeinginan untuk berbagi eksistensi secara damai bersama mereka. Mereka, seperti Bin Laden saat ini, merasa bahwa mereka memiliki kewajiban agama untuk menghancurkan Negara Yahudi non-Arab/Muslim (dan, untuk hal itu, SEMUA pemerintahan non-Arab/Muslim di dunia). Kampanye Arab melawan Israel tidaklah berakar di dalam segala keluhan-keluhan yang bisa dinegosiasikan, melainkan di dalam sebuah perlawanan dasar terhadap eksistensi kedaulatan Yahudi di dalam wilayah yang mereka rasa sebagai Timur Tengah MEREKA! Tujuan akhir para Arab adalah menghapus sejarah Yahudi dari “Palestina”… dan kemudian menghapus Israel dari permukaan Bumi.</strong></p>
<p><strong>Ketika PLO dibentuk pada tahun 1964, tujuan utamanya adalah menghancurkan Israel. Setelah Perang Arab-Israel 1967, tujuan mereka menjadi dua-jalur: Selain (1) menghancurkan Israel sekaligus (sama dengan tujuan sebelum tahun 1967) juga (2) membentuk negara Palestina-Arab untuk digunakan sebagai tempat landasan untuk menghancurkan negara Israel. Strategi-strategi yang berbeda, namun tujuan akhir sama… sebuah negara TANPA BERDAMPINGAN dengan ISRAEL, tetapi DI TEMPAT ISRAEL. Itu saja… sangat sederhana!</strong></p>
<p><strong>YERUSALEM DAN GUNUNG BAIT</strong></p>
<p><strong>Selama 3.300 tahun sejarah, Yerusalem merupakan ibukota hanya untuk Bangsa Yahudi. Bangsa Yahudi selalu tinggal di Yerusalem, kecuali ketika mereka dibantai atau diusir. Terdapat, bagaimanapun, keberadaan Yahudi yang nyaris tak putus-putus di Yerusalem untuk masa 1.600 tahun terakhir. Dan sejak permulaan tahun 1800an, populasi Yerusalem telah didominasi oleh orang-orang Yahudi. Bahkan ketika orang-orang Yordania merebut dan menduduki Yerusalem dari tahun 1948-1967, mereka (orang-orang Yordania) tidak pernah berupaya untuk mengubahnya menjadi ibukota mereka (menggantikan Amman) ataupun menjadikannya ibukota dari semua bangsa “Palestina”-Arab. Bahkan selama 19 tahun Yordania “menduduki” sebagian besar Yerusalem, para pemimpin Arab dari negara-negara Arab yang lain nyaris tidak pernah berupaya untuk mengunjungi kota ini! Hanya kepada bangsa Yahudi-lah Yerusalem memiliki arti khusus yang mendalam!<br />
Kenyataannya adalah bahwa Yerusalem tidak pernah menjadi sebuah ibukota Arab dan ia tidak pernah menjadi, jika orang-orang Yahudi memperbaikinya, sebuah kota propinsi yang berdebu yang sukar memainkan peranan ekonomi, sosial ataupun politik.</strong></p>
<p><strong>Ada mitos yang lain sehubungan dengan isu Yerusalem dan Gunung Bait-nya. Mitos itu adalah bahwa Yerusalem adalah benar-benar sebuah kota Arab dan maka ia adalah fokus pusat Islam. Sesungguhnya adalah bahwa bangsa-bangsa Arab memperlihatkan sedikit ketertarikan (interest) terhadap Yerusalem sebelum tahun 1967 setelah Perang Enam-Hari. Lagi pula, Mekkah dan Medinah (keduanya di Arab Saudi) adalah kota paling suci Islam!</strong></p>
<p><strong>Kitab Suci Al Qur’an Islam menyebut Mekkah 2 atau 3 kali (secara tidak langsung, namun tidak benar-benar tertulis). Ia menyebut Medinah 5 kali. Ia tidak pernah menyebut nama Yerusalem. Tidak ada bukti sejarah yang mendukung gagasan Muhammad pernah mengunjungi Yerusalem! Dan jika ia benar-benar mengunjungi Yerusalem, tidaklah mungkin sampai 6 tahun setelah kematiannya. Oleh karena itu, dugaan bahwa Muhammad naik ke Surga (Isra Miraj) dari sebuah bukit batu di Yerusalem (Dome of the Rock yang sekarang) adalah sangat menggelikan!</strong></p>
<p><strong>Satu hal lagi tentang Yerusalem secara umum dan Gunung Bait-nya secara khusus. Yerusalem muncul di dalam Alkitab Yahudi 669 kali dan Zion (yang biasanya berarti Yerusalem, kadang-kadang Tanah Israel) 154 kali, atau 823 kali seluruhnya. Alkitab Kristen menyebut Yerusalem 154 kali dan Zion 7 kali. Semuanya diberitahukan, di Perjanjian Lama (Alkitab Ibrani) dan Perjanjian Baru, istilah “Yehuda” atau “Yudea” muncul 877 kali, dan “Samaria” digunakan di 123 kejadian.</strong></p>
<p><strong>Ini makin lebih baik lagi. Lihatlah lebih dekat Al Qur’an Suci mereka, kami telah mengungkap sesuatu yang sangat menakjubkan. Para Muslim ini mungkin sebenarnya lebih bersifat Yahudi dari pada Muslim! Al Qur’an menyebut “Israel” 47 kali, “Yahudi” 26 kali! Bahkan “Kristen” memperoleh 15 penyebutan!</strong></p>
<p><strong>OK, jadi mungkin Muhammad hanya lupa untuk menyebut “Yerusalem”. Mungkin ia juga lupa menyebut Haram-esh-Sharif, nama versi mereka untuk Gunung Bait Yudaisme. Mungkin ini adalah sebuah kelalaian yang jujur. Panasnya padang gurun pasir bisa melakukan hal-hal aneh terhadap otak seseorang. Tetapi seharusnya “Palestina” disebut-sebut di seluruh Al Qur’an. Lagi pula, bangsa “Palestina” kuno kembali pulang, benar? SALAH. “Palestina” dan “bangsa Palestina” tidak dapat ditemukan di manapun. Mungkin inilah sebabnya dengan apa yang disebut “Palestina” Arab ini yang katanya memiliki akar sejarah kuno SEMUA KEMBALI PULANG pada bulan Juni 1967!<br />
Begitu banyak hubungan kuno agama dan fisik bagi orang-orang Arab, Muslim atau “Palestina” kepada satu ons lempengan tanah di tempat yang disebut wilayah “yang diduduki”!</strong></p>
<p><strong>Dari tahun 1948 sampai 1967, ketika Yerusalem Timur dan Gunung Bait “diduduki” oleh Pasukan Yordania menyusul Perang Arab-Israel 1948-9, Yerusalem sendiri diabaikan oleh dunia Arab. Tidak ada pemimpin Arab pernah berkunjung, bahkan tidak berdoa di Mesjid al-Aqsa atau Dome of the Rock (keduanya berlokasi di Gunung Bait YAHUDI). Juga perlu dicatat selama periode 19 tahun pendudukan Yordania ini, tidak seorangpun Yahudi diizinkan di sana… tidak ada yang bisa dilihat bagi mereka karena orang-orang Arab menghancurkan 58 buah sinagog-sinagog Yahudi di Yerusalem! Bahkan para Arab dari “Palestina” menempatkan prioritas yang begitu rendah terhadap Yerusalem di mana piagam pendirian PLO, Perjanjian Nasional Palestina tahun 1964, tidak membuat keterangan apapun tentang Yerusalem. Hanya ketika kaum Yahudi merebutnya kembali setelah “Perang Enam Hari” 1967 (yang dimulai oleh bangsa-bangsa Arab) dunia Arab TIBA-TIBA menjadi bergairah dengan Yerusalem!</strong></p>
<p><strong>Dapatkah siapa saja satu orang Muslim di dunia ini menghasilkan bukti yang dapat dipercaya mengenai hubungan mereka dengan tempat suci ini, selain mimpi Muhammad? Percaya atau tidak, ada satu dan hanya satu-satunya sumber bagi klaim Muslim terhadap Yerusalem dan tempat Gunung Suci ini, adalah penyebutan di Al Qur’an mengenai mimpi Muhammad akan “tempat jauh” yang tidak diketahui. Mungkin “tempat jauh” ini adalah Gedung Putih di Washington DC atau “peternakan ayam” di Nevada?</strong></p>
<p><strong>Sesungguhnya, Dome of the Rock dan mesjid Al-Aqsa hanyalah dua dari ratusan ribu mesjid-mesjid Muslim di seluruh dunia. Kecuali untuk dua mesjid kecil, Yerusalem sendiri tidak punya arti penting bagi Islam. Dalam kenyataannya, terdapat lebih banyak tempat-tempat suci umat Kristen di Yerusalem dari pada milik Muslim!</strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/yahudindonesia.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/yahudindonesia.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/yahudindonesia.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/yahudindonesia.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/yahudindonesia.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/yahudindonesia.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/yahudindonesia.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/yahudindonesia.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/yahudindonesia.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/yahudindonesia.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/yahudindonesia.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/yahudindonesia.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/yahudindonesia.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/yahudindonesia.wordpress.com/3/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=yahudindonesia.wordpress.com&amp;blog=6159182&amp;post=3&amp;subd=yahudindonesia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://yahudindonesia.wordpress.com/2009/01/13/siapa-palestina/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/90d672671bcb1cef46d46d03e4ba2746?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">jahudindonesia</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
